Soal Tuntutan Warga Nongsa, PT SMOE: "Kalau Bukan Warga Sini akan Dibuang"

"Kami komitmen akan mempekerjakan 20 persen warga tempatan dengan sarat dan ketentuan,"kata Heri, HRD PT SMOE Indonesia.

Soal Tuntutan Warga Nongsa, PT SMOE:
tribunnews batam/alvin
Sekitar 300 warga Batu Besar Kecamatan Nongsa, Batam, berkumpul di salah satu rumah warga hendak mendatangi PT SMOE Indonesia di Kawasan Industri Terpadu Kabil, Rabu (3/6/2015) sekitar jam 09.00 WIB. 

Laporan Tribunnews Batam, Alvin Lamaberaf

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Menjawab tuntutan warga yang tergabung dalam Gerakan Peduli Masyarakat Nongsa (GPMN) untuk merekrut 20 persen warga setempat, HRD PT SMOE Indonesia, Heri mengatakan, terkait penerimaan tenaga kerja orang tempatan belum ada posisi yang sesuai.

"Kami komitmen akan mempekerjakan 20 persen warga tempatan dengan sarat dan ketentuan,"kata Heri yang dimintai tanggapannya, Rabu (3/6/2015).

Baca: "Kami Warga Nongsa Benar-Benar Dikibuli PT SMOE Indonesia"

Terkait KTP dan surat domisili para pekerja PT SMOE Indonesia, akan dicocokan kembali untuk mengetahui pekerja merupakan warga tempatan atau tidak.

Baca juga: Warga Nongsa Bakal Sweeping KTP Pekerja PT SMOE Indonesia

"Kita akan cocokan. Kalau bukan warga disini akan dibuang,"janji Heri.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved