Warga Nongsa Minta PT SMOE Pekerjakan 300 Orang Warga Tempatan

Pihak PT SMOE lebih banyak menerima pekerja yang berasal dari luar wilayah Nongsa, dibanding warga tempatan dan tidak sesuai kesepakatan.

Warga Nongsa Minta PT SMOE Pekerjakan 300 Orang Warga Tempatan
tribunnews batam/alvin
Sekitar 300 warga Batu Besar Kecamatan Nongsa, Batam, berkumpul di salah satu rumah warga hendak mendatangi PT SMOE Indonesia di Kawasan Industri Terpadu Kabil, Rabu (3/6/2015) sekitar jam 09.00 WIB. 

Laporan Tribunnews Batam, Alvin Lamaberaf

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Warga yang tergabung dalam Gerakan Peduli Masyarakat Nongsa (GPMN) Amiludin menuntut PT SMOE yang beroperasi di Kawasan Industri Kabil, Nongsa, untuk mempekerjakan warga sekitar.

Amiludin, koordinator GPMN, Rabu (3/6/2015) mengatakan, sesuai dengan perjanjian sebelum PT SMOE beroparasi, sedikitnya perusahaan tersebut harus mempekerjakan warga sekitar 20 persen dari penerimaan karyawan.

Menurutnya, pihak PT SMOE lebih banyak menerima pekerja yang berasal dari luar wilayah Nongsa, dibanding warga tempatan dan tidak sesuai kesepakatan.

Penerimaan karyawan orang tempatan tidak mencapai 10 persen.

"Setiap hari ada orang yang masuk tapi orang sini tak ada. Data sementara tidak sampai 10 persen. Bulan ini 120 orang yang diterima, kita cuma dua orang," ungkap Amiludin.

Dikatakannya, PT SMOE berjanji akan menepati semua kesepakatan bersama warga pada bulan Juli dan Oktober 2015.

"Dia janji bulan tujuh dan delapan orang-orang kita direkrut. Kita sabar dan tunggu. Tapi kalau ga, tidak ada negosiasi lagi. Intinya mereka terima orang yang domisili di sini dan KTP di sini. Kita usul 300 orang dari warga tempatan," katanya.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved