Tjipta Fujiarta Angkat Bicara Soal Perseteruan BCC Hotel Batam

Tjipta Fujiarta pun ngkat bicara soal proses hukum dan pemberitaan BCC Hotel di media-media yang selalu menyorot perkara tersebut.

Tjipta Fujiarta Angkat Bicara Soal Perseteruan BCC Hotel Batam
TRIBUN/ZABUR
Tjipta Fudjiarta (baju biru) saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang dengan perkara BCC Hotel di PN Batam, Kamis (11/6/2015) 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Proses hukum perkara sengketa BCC Hotel antara mantan Direktur Pt Bangun Megah Sejahtera (BMS), Conti Chandra dengan Tjipta Fujiarta selaku penggugat sekaligus komisioner PT BMS  terus bergulir.

Tjipta Fujiarta pun angkat bicara soal proses hukum dan pemberitaan di media-media yang selalu menyorot perkara tersebut,

Tjipta mengatakan permasalahan telah muncul sewaktu pembelian saham, dimana Tjipta telah membayarkan uang sejumlah Rp 29.547 miliar dan kemudian diberikan ke Conti agar diserahkan kepada pemegang saham lain masing-masing Wie Meng, Sutriswi, Hasan dan Andreas Sie.

Saat itu, katanya, Conti hanya menyerahkan sekitar Rp 6.526 miliar kepada mereka.

"Melihat akte 1601, ternyata cuma 841.250 dollar Singapura atau setara dengan Rp 5.888 miliar dan juga dalam mata uang Rupiah sebesar Rp 638 juta," kata Tjipta didampingi kuasa hukumnya Hendie, Sabtu (21/6) malam.

Ia pun pun kemudian menanyakan kepada Conti. namun Conti tetap menyatakan jika dirinya telah mengirimkan uang sebesar Rp 29.547 miliar kepada para pemegang saham .

Dilanjutkan Tjipta, pada 30 November 2011 diadakan RUPS luar biasa. Yang mana dalam agenda rapat tersebut, menyetujui penguduran diri Sutriswi, Wie Meng, dan Hasan.

Serta mensetujui penjualan saham milik mereka ke Tjipta Fujiarta.

"Tanggal 2 Desember keluar akte nomor 3,4, dan 5 tentang saya membeli dan mengambil alih saham milik Sutriswi, Wie Meng dan Hasan," ucapnya.

Halaman
12
Tags
BCC Hotel
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved