Dua Tempat 'Esek-esek' Di Bintan Dibiarkan Beroperasi
Kita bukan membatalkan rencana penutupan itu, namun kita melarang ada menambah Pekerja Seks Komersial (PSK),
Laporan Tribun Batam, Ahmad Yani
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BINTAN - Rencana penutupan dua tempat lokalisasi di Kabupaten Bintan terancam batal.
Padahal Bupati Bintan Ansar Ahmad pernah menyebut akan menutup tempat 'esek-esek' yang berada di Bukit Senyum Tanjunguban dan KM 24 Toapaya tersebut.
"Kita bukan membatalkan rencana penutupan itu, namun kita melarang ada menambah Pekerja Seks Komersial (PSK), setelah menimbang dan melakukan koordinasi dengan berbagai instansi," kata Wakil Bupati Bintan Khazalik.
Khazalik mengatakan, dengan adannya larangan penambahan PSK, ia yakin tempat lokalisasi tersebut akan tutup dengan sendirinya.
Karena jika ada PSK baru, tidak menutup kemungkinan tamu-tamu akan datang kembali. Namun, jika tidak ada penambahan PSK, tempat lokalisasi bakal sepi.
Calon bupati Bintan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, mengungkapkan, dua tempat lokalisasi akan dipantau dan dijaga ketat, agar tidak ada PSK baru yang masuk. Ia pun sudah meminta pihak Kecamatan memantau lokaslisasi di Bintan ini.
"Ini adalah langkah terbaik menutup tempat lokalisasi. Karena demikian lokasi tersebut, akan tutup dengan sendirinya," sebutnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/suasana-di-kawasan-lokalisasi-pelantar-jemengan-natuna_20150414_171000.jpg)