Jamkrindo Usung Segmen UMKM dan Koperasi

Tugas utama kami adalah memberdayakan sektor UMKM dan Koperasi

TRIBUN BATAM/AMIN
Staf dan pimpinan Jamkrindo Tanjungpinang berfoto bersama pengurus dan anak panti asuhan Mumahadiyah. Perum penjamin kredit ini merayakan hari jadinya ke 45 dengan buka bersama dan memberikan bantuan kepada pengurus dan yayasan panti asuhan. 

Laporan Tribunnews Batam Aminuddin

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) daerah semakin bergairah setelah lembaga penjamin kredit, Jaminan Kredit indonesia (Jamkrindo) berdiri.

Di Kepri, Perusahaan Umum (Perum) Jamkrindo mulai beroperasi sebagai cabang daerah pada 2014 lalu. Yakni satu kantor cabang Tanjungpinang dan satu kantor cabang pembantu Batam. Kehadiran Jamkrindo daerah mampu berkontribusi besar bagi perekonomian daerah dan nasional yang banyak ditopang oleh kredit, kredit UMKM dan Koperasi salah satunya.

"Tugas utama kami adalah memberdayakan sektor UMKM dan Koperasi, yang merupakan tulang punggung perekonomian bangsa, dengan memberikan penjaminan kredit,"ungkap Direktur Utama Perum Jamkrindo, Diding S Anwar, dalam press rilis yang diterima koran ini, Kamis (2/7/2015).

Kepala Cabang Jamkrindo Tanjungpinang, Erwin Sugiarta mengatakan, meski kantor cabang belum lama hadir, penjaminan yang mereka berikan ke pada UMKM makin tumbuh signifikan.

"Di sektor UMKM, mitra kami adalah perbankan, baik bank BUMN maupun swasta. Fungsi kami agar produk kredit bank mitra kami dapat terserap maksimal dengan cara memberikan pelayanan penjaminan,"kata Erwin kepada Tribun di sela perayaan ulang tahun Jamkrida ke 45, kamis malam.

Ulang tahun dirayakan meriah dengan buka bersama dengan pengurus dan anak yayasan panti asuhan muhammadiyah Tanjungpinang. Jamkrindo juga memberikan bantuan ke pada yayasan panti di Batu 8 Atas tersebut.

Erwin mengatakan, kedepan prospek lembaganya terutama di daerah semakin besar dan terbuka. Pasalnya tren saat ini adalah, bisnis perbanka semakin menggeliat.

"Perbankan saat ini tengah giat giatnya membangun cakupan usaha mereka. Kami sebagai mitra penjamin, melihat geliat itu sebagai prospek yang menantang dan menggairahkan,"kata dia.

Saat ini, bisnis industri penjamin Jamkkrida semakin tumbuh. Di 2015 ini, perum mampu mengantongi total pendapatan mencapai Rp 823,14 miliar. Nilai itu terdiri pendapatan operasional dari penjaminan dan investasi dan pendapatan lainnya.

Jamkrindo juga mengantongi laba sebelum pajak hingga Mei 2015 mencapai Rp. 333,04 miliar atau tumbuh sebesar 33,64 dari laba 2014 pada periode sama.

Sementara itu, total realisasi kredit yang berhasil dibukukan saat ini berjumlah Rp 21,36 triliun. Nilai itu terdiri jumlah kredit penjaminan non Kredit Usaha Rakyat (KUR) yakni Rp 20,38 trliun dan kredit penjamin KUR sebesar Rp 986,28 miliar.

Dalam rangka mendukung pengembangkan UMKM dan Koperasi, Jamkrindo telah menyediakan produk penjamin baik perbankan dan non bank. Non bank, Jamkrindo terus memperluas mitranya ke pelaku usaha kontruksi, dan pengadaan barang dan jasa, penjaminan keagenan kargo, hingga perusahaan gadai nasional (pegadaian).

"Sebagai penjamin, kami akan terus memberikan pelayanan terbaik ke pada mitra. Apalagi dari sisi penawaran, harga yang kami berikan paling bersaing,"kata Erwin.

Tags
Jamkrindo
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved