Saum Ramadan 2015
"Ada yang Beri Tahu Mengemis di Simpang-Simpang Lebih Banyak Uang"
"Awalnya minta-minta di depan toko-toko, tapi ada yang kasih tahu lebih banyak dapat uangnya kalau di simpang-simpang,"kata pasutri pengemis.
Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Momen bulan ramadan memang sering dimanfaatkan umat Islam untuk saling memberi.
Sayangnya, momen ini dimanfaatkan sebagian orang untuk meraup keuntungan dengan sengaja mengemis dan meminta belas kasihan di banyak tempat di Batam.
Tak sedikit dari pengemis itu, datang ke Batam dari luar daerah. Sebut saja diantaranya Hendri (40) dan Rita (30).
Mereka adalah pasangan suami istri yang diamankan oleh Satpol PP dan Tim Terpadu saat sedang meminta-minta di Simpang Baloi, Kamis (9/7/2015) sore.
Keduanya kompak mengemis dengan alasan putus asa karena sulit mencari pekerjaan di Batam.
Apalagi keduanya pun baru saja tiba dari Pekanbaru tiga bulan yang lalu.
"Kami coba-coba saja mengemis di Batam. Awalnya minta-minta di depan toko-toko, tapi ada yang kasih tahu lebih banyak dapat uangnya kalau di simpang-simpang. Apalagi sekarang ini bulan Ramadan, banyak yang bersedekah," ujar Rita yang menggandeng pria buta yang diakuinya suami tersebut.
Tak cuma pasutri tersebut, sepasang ibu dan anak juga kompak mengemis di persimpangan di wilayah Kecamatan Lubuk Baja.
Ibu itu bernama Uning (60) dan anaknya Muslim (40) yang buta berkeliling dari satu persimpangan ke persimpangan lain untuk meminta belas kasih.
Uning mengatakan, dari perbuatannya mengemis itu, ia bisa mendapatkan uang Rp 80 ribu sampai Rp 100 ribu sehari.
Wanita itu hanya perlu menadahkan tangan anaknya yang buta mulai dari siang hari sampai sore.
"Paling mulai dari jam satu siang, sampai jam limaan. Lumayan buat makan uangnya,"kata Uning.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pengemis-di-batam_20150710_151230.jpg)