Breaking News:

Saum Ramadan 2015

Berniat Jenguk Ortu, Sampai Batam Muslim dan Ibunya Justru Mengemis

Momen Ramadan benar-benar dimanfaatkan Uning (60) dan anaknya, Muslim (40) untuk meraup belas kasihan dari orang lain dengan cara mengemis.

Editor:
tribunnews batam/anne maria
Hendri dan Rita, pesangan suami-istri yang sengaja mengemis di Batam saat digiring Satpol PP, Jumat (10/7/2015). 

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Momen Ramadan benar-benar dimanfaatkan Uning (60) dan anaknya, Muslim (40) untuk meraup belas kasihan dari orang lain dengan cara mengemis.

Bahkan Uning, Muslim dan sejumlah pengemis lainnya ditangkap Tim Terpadu saat mengemis di tempat-tempat keramaian termasuk persimpangan jalan.

Kepada Tribun Batam, Uning mengaku, Muslim yang cacat tuna netra baru tiga hari tiba di Batam.

Muslim, istri, dan anak-anaknya ke Batam dari Pekanbaru, sebenarnya untuk menjenguk Uning.

Namun, sesampainya di Batam justru Uning memanfaatkan kebutaan anaknya untuk mengemis.

"Nggak ada yang nyuruh ngemis bu, namanya mau lebaran butuh uang buat beli baju dan makanan," kata Uning yang mengaku tinggal di Pasar Induk Jodoh saat ditemui Tribun Batam, Jumat (10/7/2015).

Selain mengamankan Uning dan Muslim, Tim Terpadu juga mengamankan 30 gelandangan dan anak punk lainnya dalam penertiban, Kamis (9/7/2015).

Sepuluh orang diantaranya bahkan masih di bawah Mereka dibawa ke Kantor Satpol PP.

"Kami banyak mendapat laporan dari masyarakat tentang banyaknya gelandangan dan pengemis yang berkeliaran di bulan puasa ini. Makanya kita turun ke lapangan dan mengamankan mereka," kata Kabid Sumber Daya Aparatur Satpol PP, Hendra Felani.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved