Bursa Pilgub Kepri 2015

Soerya Tuntun Sani Naik dan Turun Podium

Meskipun akan bertarung dan menjadi lawan di Pilgub Kepri 2015 ini, kemesraan antara HM Sani dan Soerya Respationo tetap ditunjukan keduanya.

Soerya Tuntun Sani Naik dan Turun Podium
tribunnews batam/thomm
Acara halal bi halal bersama anggota DPRD Kepri di Tanjungpinang, Kamis (30/7/2015).

Laporan Tribunnews Batam, Wahib Wafa

TRIBUNNEWSBATAM.COM,BATAM- Meskipun akan bertarung dan menjadi lawan di pemilihan gubernur (Pilgub) Kepri 2015 ini, kemesraan antara HM Sani dan Soerya Respationo tetap ditunjukan keduanya.

Hal itu terlihat saat keduanya selaku gubernur dan wakil menghadiri acara rapat paripurna dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan Gubernur Kepri Masa Jabatan 2010-2015 sekaligus Penyampaian Catatan Strategis Dan Rekomendasi DPRD Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LKPj AMJ) Gubernur Kepri Masa Jabatan 2010-2015 di Tanjungpinang, Kamis (30/7/2015). 

Sebelum naik ke podium untuk bicara, Sani masih mendapat sebuah penghormatan dari Soerya.

Dengan penuh rasa hormat, Soerya memegang tangan Sani dan menuntunnya naik ke podium.

Sikap yang sama ditunjukkan Soerya setelah Sani hendak turun dari podium.

Keharmonisan keduanya sempat dibicarakan Sani pada awal kata perpisahannya.

Gubernur Kepri itu mengakui bahwa dari sekian provinsi di Indonesia, Kepri menjadi salah satu provinsi dan pasangan kepala dan wakil kepala daerahnya masih bermesraan sampai akhir masa jabatan mereka.

"Untuk Kepri, hubungan gubernur dan wakilnya masih tetap harmonis. Walaupun di sana sini ada perbedaan pendapat, nah di situlah kemajuan. Karena itu, saya ucapkan terima kasih kepada adinda Soerya yang cukup membantu saya dalam melaksanakan pembangun," kata Sani.

Kata terima kasih juga disampaikan kepada anggota DPRD Kepri.

Sani mengakui bahwa selama menjabat sebagai wakil gubernur saat Kepri dipimpin gubernur Ismeth Abdullah sampai akhirnya menjabat gubernur Kepri, dirinya selalu menjalin komunikasi yang baik dengan wakil rakyat tersebut.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para pegawai saya. Mereka banyak bekerja, kami hanya mengeluarkan kebijakan saja. Saya hanya berpesan supaya kita tetap menjaga silaturahmi kendatipun berbeda pilihan," ucap Gubernur Kepri yang kemudian melantunkan sebuah lagu berjudul, "Jangan Ditanya ke Mana Aku Pergi".

Kata perpisahan yang diucapkan oleh Sani-Soerya membawa suasana haru di dalam ruangan rapat utama DPRD Kepri itu.

Para ketua DPRD dan seluruh anggota dewan, para pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri tampak begitu terbawa dalam suasana tersebut.

Suasana itu kembali normal ketika seluruh penghuni ruangan rapat diteguhkan oleh ustaz Muzahar.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved