Kebakaran Ruko di Tanjunguban
Kebakaran Hebat Tanjunguban Telan Korban, Ortu Pemilik Toko Tewas
Musibah kebakaran hebat yang melanda pertokoan di Gedung Nasional (GN) Tanjunguban Kecamatan Bintan Utara (Binut), menelan korban jiwa.
Laporan Tribunnews Batam, Ahmad Yani
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BINTAN- Musibah kebakaran hebat yang melanda pertokoan di Gedung Nasional (GN) Tanjunguban Kecamatan Bintan Utara (Binut), Jumat (31/7/2015) pagi menelan korban jiwa.
Pemilik Toko Surya, Herman (60), kehilangan orangtuanya yang bernama Tane Siang Siau (90).
Orangtua pemilik toko yang menjual barang-barang kelontong tersebut, tak dapat keluar dari kobaran api.
Menurut Herman, pada saat kebakaran, dirinya sempat masuk ke dalam kobaran api untuk menyelamatkan ibunya.
Namun, api semakin besar di dalam toko miliknya itu.
"Saya ingin masuk kedalam, ingin menolong orang tua saya. Saya lihat api semakin membesar. Saya tak sangup lagi ingin masuk dikarenakan gumpalan asap sudah terlalu tebal," cerita Herman, meratapi kepergian sang ibu.

Tane Siang Siau (90), tak dapat keluar karena sakit tua.
Selain ibu Herman, didalam rukonya tersebut juga terdapat anaknya yang juga sedang sakit.
Beruntung, anak Herman masih bisa diselamatkan.
"Ibu dan anak saya memang sedang sakit. Saya hanya bisa dapat menyelamatkan anak saya. Orangtua saya tidak sempat saya selamatan karena api begitu cepat membesar," lirihnya didampingi sejumlah aparat dari Kepolisian Resort Bintan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/upaya-pemadaman-kebakaran-ruko-tanjunguban-bintan_20150731_111426.jpg)