Mayat Wanita Muda di Parit Vista Hotel
Sebelum 'Pergi', Kami Sempat Berselfie Bareng
Beberapa hari sebelum kejadian, mereka masih sempat berfoto selfie dengan Chintya. Merekapun dititipkan benda-benda peninggalan korban sewaktu SMK.
Laporan Tribun Batam, Meri, Dewi dan Wahib Waffa
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Kepergian Try Chintya Prasetya untuk selamanya sangat mengejutkan dan meberikan kesan tersendiri bagi keluarga dan teman-teman korban.
Seperti yang di ceritakan Mitha dan tiga rekannya, yang merupakan rekan korban saat masih di bangku SMP 10 Sei Panas.
"Kami sudah lama temanan, dari SMP. Dulu di SMP 10 Sei Panas. Cuma setelah lulus kami berlima pisah semua," ujarnya.
Menjelang pernikahannya, mereka kembali berkomunikasi karena korban mengundang rekan-rekannya.
"Komunikasi terakhir sebelum tanggal 1 Agustus, itu sebelum nikah. Dia suruh kami datang ke rumahnya. Dia baru nikah, sama pacarnya. Mereka pacaran sekitar setahunan inilah. Habis itu setelah nikah juga, dia BBM pakai BlackBerry suaminya. Dia bilang makasih buat kado-kadonya," ucapnya.
Di mata teman dan adik kelasnya di SMK Nurul Jadid, korban dikenal ceria dan baik. "Orangnya baik, ceria. Dia cantik, kurus kayak model," ucap seorang adik kelas korban di rumah duka Bengkong Kartini.
Beberapa hari sebelum kejadian, mereka masih sempat berfoto selfie dengan Chintya. Merekapun dititipkan benda-benda peninggalan korban sewaktu SMK.
"Padahal baru saja kemarin. Kira-kira seminggulah ketemunya. Aku dapat baju olahraganya," kata Selly, adik kelas Chintya di Nurul Jadid. "Aku dapat baju muslimnya," sambung rekannya yang lain.
Sepengetahuan mereka, Chintya tak mempunyai masalah yang terlalu serius dengan orang lain. "Kalau ada masalah dia pasti cerita. Paling kena marah dengan orangtua. Setahu kami dia nggak punya musuh," kata Selly lagi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/foto-try-chintya-prasetya-semasa-hidup_20150808_200700.jpg)