Sabtu, 16 Mei 2026

HUT Kemerdekaan RI ke 70

Nagoya Mansion Batam Gelar Upacara Bendera di Ketinggian Lantai 22

Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 dirayakan manajemen Nagoya Mansion Hotel and Residence, Batam, dengan menggelar upacara bendera.

Tayang:
tribunnews batam/istimewa
Manajemen Nagoya Mansion Hotel and Residence, Batam, menggelar upacara bendera di atas ketinggian lantai 22 gedung tersebut, Senin (17/8/2015) pagi. 

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM -  Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 dirayakan manajemen Nagoya Mansion Hotel and Residence, Batam, dengan menggelar upacara bendera, Senin (17/8/2015) pagi.

Sejak pukul 7.30 WIB, seluruh staf sudah berkumpul di atas lantai 22, yang merupakan puncak tertinggi di Nagoya Mansion Hotel and Residence.

Uniknya, seluruh staf ini mengenakan kostum yang tak biasa.

Bertemakan perjuangan, dari delapan departemen berkreasi mengenakan kostum zaman Tempo Doeloe.

Ada yang mengenakan pakaian pramuka, tentara, perawat, petani, kostum Nyonya Meneer khas noni Belanda, dan lainnya.

Lengkap dengan pernak-pernik Tempo Doeloe, seperti sepeda ontel, bambu runcing, dan meriam.

"Setiap tahun kami memang rutin menggelar upacara 17 Agustusan. Hanya saja tahun ini lebih meriah. Upacaranya di lantai paling atas, konsepnya juga Tempo Doeloe," ucap Public Relation Nagoya Mansion Hotel and Residence, Denisa Sartika kepada Tribun.

Dia melanjutkan, upacara 17 Agustus tahun ini memang sengaja dibuat lebih berkesan.

Tetap menghadirkan unsur sejarah dan kepahlawanan, hanya saja dikemas lebih unik, dan gembira.

Upacara pagi itu dipimpin langsung General Manager Nagoya Mansion Hotel and Residence, Susiadi Soepardi, dan diikuti lebih kurang 100-an staf Nagoya Mansion.

Beberapa hari sebelumnya, tepatnya 14 Agustus 2015, Nagoya Mansion Hotel and Residence juga sudah menggelar serangkaian perlombaan, permainan rakyat.

Kegiatan ini diikuti internal staf Nagoya Mansion. Nama permainan yang dihadirkanpun terdengar lucu.

"Ada beberapa lomba, pesertanya staf hotel dan residence. Ada lomba kostum tema pejuang zaman doeloe, sarung melarikan diri dari penjajah, merias pejuang cantik atau ganteng dalam kegelapan, botol gantung berjuang bermain bola, congklak manis nyonya meneer, karet panjang penjajah," kata perempuan yang akrab disapa Mishel ini.

Kemeriahan lomba hingga upacara bendera itu diabadikan dalam jepretan foto dan video. Dan rencananya juga akan ditayangkan di youtube, khususnya upacara bendera.

"Itu pakai heli kecil ambil fotonya dari atas. Rencananya mau dipublish di youtube," ucapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved