Korupsi Hibah Bansos Kepri

Berkas Dugaan Korupso Mantan DPRD Kepri Abdul Aziz Dinyatakan Lengkap

Berkas perkara tersangka utama dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) dan hibah dari APBD Kepri, Abdul Aziz,sudah dinyatakan lengkap.

Berkas Dugaan Korupso Mantan DPRD Kepri Abdul Aziz Dinyatakan Lengkap
tribunnews batam/argianto
Mantan anggota DPRD Kepri Abdul Aziz turun dari mobil ketika digiring ke Mapolda Kepri beberapa waktu lalu. 

Laporan Tribunnews Batam, Deddy Swadha

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri mengatakan, berkas perkara tersangka utama dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) dan hibah dari APBD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Abdul Aziz ,sudah dinyatakan Kejati Kepri lengkap atau P21.

"Berkas Abdul Aziz sudah lengkap oleh Kejati Kepri,"ujar Kasubdit III, Tindak Pidana Korupsi (Tipior) Ditreskrimsus Polda Kepri, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arif Budiman, Rabu (19/8/2015).

Berkas dugaan korupsi bansos dan hibah dari APBD Kepri priode 2012 -2013 sebesar Rp 1,5 miliar menetapkan tiga orang tersangka.

Abdul Aziz sebagai anggota DPRD Kepri priode 2009-2014 berperan mengatur kegiatan fiktif.

Sementara Obos Bastaman sebagai Direktur UKM PT Tahu Tempe serta anaknya, Bima, berperan sebagai perancang proposal kegiatan fiktif.

Karena tindakan mereka menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1,5 miliar.

"Untuk tersangka Abdul Aziz dan Obos Basaman sudah tahap 2. Berkas dan tersangka sudah kita limpahkan ke Kejati Kepri, kemarin. Sedangkan berkas tersangka Bima masih P19 (belum lengkap), masih kita lengkapi sesuai petunjuk Kejati Kepri," tutur Arif.

Anggaran APBD Kepri untuk Bansos dan hibah sebesar Rp 1,5 milir yang dirancang tersangka dalam kegiatan fiktif merupakan bantuan untuk UKM tahu tempe sebesar Rp700 juta.

Selain itu ada pula dana pembangunan masjid Rp400 juta dan untuk pembagunan TK Baitur Rozaq Rp400 juta.

"Semuanya diembat tersangka, tidak ada yang tersisa dalam bantuan sosial untuk UKM Tahu Tempe dan Bantuan Masjid dan TK, tutur Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri, Komisaris Besar Polisi Syahar Diantono, beberapa waktu lalu.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved