Pilkada Anambas 2015
Polisi Jaga Ketat Kantor KPU dan Panwaslu
Namun juga akan ditempatkan di kantor komisi pemilihan umum (KPU) dan Panwaslu sebagai lembaga penyelenggara.
Laporan Tribun Batam, Septyan Mulia Rohman
TRIBUNNEWSBATAM.COM, ANAMBAS - Sebanyak 123 personel Polri akan menggelar pasukan di lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, Jumat (21/8/2015).
Gelar pasukan dengan nama operasi Mantap Praja Seligi 2015 itu, dilakukan terkait pengamanan Pemilihan Kepala Daerah serta bakal dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.
Wakapolres Natuna, Kompol Agung Surya Prabowo mengatakan, sebanyak 123 personel tersebut terdiri 57 orang personel yang tergabung dari tiga Polsek di tiga pulau besar di Anambas, serta 66 orang personel dari BKO Polres Natuna.
Tidak hanya aparat kepolisian, gelar pasukan juga melibatkan sejumlah instansi lain seperti Satpol PP, Linmas, dan TNI.
Dalam pengamanan itu terdapat 4 Satuan Tugas. Adapun Satgas tersebut meliputi Satgas Lidik, yang terdiri dari anggota Intel dan Sablinmas, kedua preventif yang terdiri dari Satsabara dan Lantas, Satgas Gakumdu yang terdiri dari Satreskrim dan Satgas Tindak yang terdiri dari Satsabara dan Brimob.
"Bila tidak ada halangan akan dilakukan besok. Gelar pasukan ini serentak dilakukan diseluruh Indonesia," ungkapnya saat ditemui di Mapolsek Siantan, Kamis (20/8/2015).
Ia menambahkan, personel Brimob akan siaga bila diperlukan untuk antisipasi terkait pengamanan Pilkada. Sebanyak dua pleton personel Brimob telah siaga di Natuna untuk mengantisipasi pengamanan Pilkada.
"Untuk Anambas sudah ada personel Brimob sebanyak satu pleton yang bertugas di Matak. Bila dibutuhkan, dari Matak bisa merapat," ungkapnya.
Setelah menggelar pasukan, pihaknya akan menggelar latihan pra operasi terkait pengamanan yang akan mengundang dari Polda Kepri.
Terkait penempatan personel, khususnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS), pihaknya menuturkan akan menyesuaikan sesuai dengan kondisi.
Penempatan personel, diakui Agung tidak hanya dilakukan di 105 TPS yang tersebar di Anambas. Namun juga akan ditempatkan di kantor komisi pemilihan umum (KPU) dan Panwaslu sebagai lembaga penyelenggara.
"Soal penempatan personel di TPS, menyesuaikan dengan kondisi. Bisa satu TPS dua personel linmas, satu polisi. Soal kerawanan mengenai Pilkada Anambas, mungkin karena jarak TPS yang jauh, itu yang dianggap rawan. Sejauh ini Anambas masih kondusif. Namun tetap diantisipasi, jangan sampai terjadi hal-hal yang tak diinginkan," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pengamanan-di-deklarasi-sani-dan-nurdin_20150726_181107.jpg)