Minggu, 3 Mei 2026

Pembunuhan di Nagoya Batam

Aksi Gotong Jasad Bang Tato Sempat Bikin Satpam Bank Lari Ketakutan

Dalam rekam CCTv itu,terlihat empat orang pria mengangkat jasad bang Tato keluar dari ruko tempat kos korban di komplek Nagoya Business Centre, Batam.

Tayang:
tribunnews batam/zabur
Foto dari rekama CCTv saat jasad Bang Tato diangkat warga di Komplek Nagoya Business Centre, Batam, Jumat (21/8/2015). 

Laporan Tribun Batam, Zabur Anjasfianto

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Aksi pengangkatan jasad Bang Tato yang menjadi korban pembunuhan di komplek Nagoya Business Centre blok 38, Nagoya, Jumat (21/8/2015) terekam CCTv.

Dalam rekam CCTv itu, terlihat empat orang pria mengangkat jasad bang Tato keluar dari ruko tempat kos korban di komplek Nagoya Business Centre blok 38, Nagoya.

Keempat pria yang menangkat jasad Bang Tato tersebut masing-masing memegang tangan dan kaki korban.

Aksi tersebut sempat membuat warga takut.

Bahkan seorang Satpam salah satu bank yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian sempat dibuat takut.

Dalam rekaman CCTv tersebut, tampak Satpam bank itu langsung berlari.

Namun setelah jasad bang Tato di letakan di aspal, Satpam itu datang kembali.

Oleh keempat pria tersebut jasad Bang Tato diletakan di dekat mobil sedan warna coklat muda dan mobil sedan hijau yang terparkir di depan Hotel Liberty.

"Saya sempat lihat beberapa laki-laki mengangkat seseorang dengan badan dipenuhi darah. Merasa penasaran, saya langsung dekat untuk melihatnya. Sepertinya laki-laki mengenakan kaos lengan panjang putih garis-garis itu sudah tewas," kata Yuli, salah satu warga yang sempat melihat jasad Bang Tato diangkat.

Sejumlah warga pun mendekati jasad bang Tato yang dibiarkan tergeletak di aspal tersebut.

Selang beberapa saat warga lainnya datang membawa koran bekas dan menutupi jasad Bang Tato itu.

Warga pun semakin banyak berdatangan untuk melihat dari dekat jasad yang tergeletak di aspal itu.

Hampir setengah jam, baru datang mobil inafis Polresta Barelang.

Jalan pun langsung ditutup dan dipasang garis polisi.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved