Orchard Park serahkan Unit Shop House Tahap Pertama

Progres pembangunan shop house tahap satu Orchard Park telah rampung.

Orchard Park serahkan Unit Shop House Tahap Pertama
ist
Aheng dan Frans Sutra konsumen Shop House Orchard Park saat menerima kunci secara simbolis 

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Progres pembangunan shop house tahap satu Orchard Park telah rampung. Dua konsumen shophouse Orchard Park tahap pertama ‎pun dipilih untuk menerima kunci secara simbolis, Sabtu (22/8) pagi. Mereka masing-masing adalah A Heng dan Frans Sutra yang menerima kunci secara simbolis.

‎Tedi Gusnawa senior marketing manager orchard road mengatakan sejak dipasarkan awal 2014 lalu, secara keseluruhan‎ sudah 80 persen produk Orchard Park laku di pasaran. Sesuai dengan janji, Orchard Park memang akan menyerahterimakan unit shop house pada Agustus 2015.

"Pertama saya datang survey, saya agak skeptis dengan lingkungan dan lahan di sini. Tapi berkat ide-ide kreatif, kawasan ini jadi mahal dan idola masyarakat Batam saat ini. Kami juga tidak menyangka penjualan akan secepat ini. Sesuai janji kami, untuk shop house tahap pertama akan kita serahkan bulan Agustus," ujar Tedi.‎

Untuk unit shop house tahap satu dan dua sendiri sudah ludes terjual. Sedangkan untuk tahap tiga yang masih dalam progres pembangunan sudah laku 30 persen. Sebelum diserahkan kepada konsumen, pengembang ternama itupun lebih dulu menyerahkan pengelolaan Orchard Park kepada badan pengelola khusus Orchard Park.

"Setelah serah terima ini silahkan kalau bapak-bapak segera mau membuka usaha atau menyewakan shop housenya. Namun kami juga akan membantu konsumen semua dengan menyediakan badan pengelola khusus," kata Tedi.

Badan pengelola yang juga merupakan anak usaha PT Agung Podomoro Land tersebut bertugas untuk menjaga nilai property para konsumen terus meningkat. Agung Wirajaya, Wakil Direktur Marketing PT Agung Podomoro Land mengatakan pihaknya memang tidak hanya menjual produk property, melainkan ikut memelihara unit property itu.

"Penyerahan ini sekaligus bentuk komitmen kami, harapan kami agar produk yang sudah diserahkan ini bisa memenuhi harapan konsumen.‎ Prosesi serah terima ini memang agak beda, dari developer serahkan ke pengelola, dan dari pengelola ke konsumen. Artinya, kami siapkan property kami dikelola untuk jadi property yang terpelihara, sehingga value terus naik," tutur Agung Wirajaya.

Agung Wirajaya menjelaskan bahwa PT Agung Podomoro Land memiliki anak usaha sendiri, yang terpisah atau mandiri sebagai pengelola produk-produk property yang dihasilkan oleh developer tersebut.‎

"Kami tidak hanya menjual, tapi menjual sekaligus memelihara. Anak usaha ini sudah berdiri di bawah Agung Podomoro selama 12 tahun. Selama itu juga, badan pengelola ini sudah mengelola 50 project dari Agung Podomoro dengan baik. Kita menjaga pasarnya, supaya nilai jual property akan stabil," tutur Agung Wirajaya.

Pengelolaan sendiri diambil dari IPL konsumen, sehingga sangat mandiri serta dipastikan berbeda dengan estate management property lainnya.

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved