Bayar Utang Hingga Rp 127 M, Dewan Nilai Pemkab Lingga Nekat?

"Kita melihat eksekutif Lingga, terlalu nekat untuk melaksanakan pembayaran utang di APBD Murni," tegas Riono.

Istimewa
Ilustrasi uang 

Laporan Tribun Batam, Ian Sitanggang

TRIBUNNEWSBATAM.COM, LINGGA - Riono, ketua Komisi I sekaligus ketua gabungan komisi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga menilai, sikap eksekutif Lingga terlalu "nekat" membayar hutang daerah dalam Aanggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015.

"Kita melihat eksekutif Lingga, terlalu nekat untuk melaksanakan pembayaran utang di APBD Murni," tegas Riono.

Dia menegaskan, sikap nekat tersebut juga menjadi alasan laporan pertanggung jawaban Bupati Lingga, tertunda.

"Saat ini masa jabatan Bupati H Daria dan Wakil Bupati Abu Hasim, telah berakhir pada 11 Agustus lalu dan di gantikan Penjabat (Pj) bupati Edi Irawan. Sedangkan utang daerah sebesar Rp 127 Miliar, yang tidak diketahui secara pasti kejelasannya oleh DPRD Kabupaten Lingga telah dibayarkan lunas," sebut Riono.

Lebih lagi Riono menjelaskan, bahwa eksekutif melakukan pembayaran utang sebesar Rp 127 Miliar dengan landasan Permendagri no 37 tahun 2014, tentang penyusunan anggaran belanja daerah, pada poin 20.

"Kita akui memang ada kebijakan kepala daerah, tetapi peraturan tersebut juga tidak bisa dilaksanakan hanya sepenggal saja,"jelasnya.(*)

Tags
Lingga
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved