Jumat, 15 Mei 2026

Krisis Air Bersih di Batam

Krisis Air, Pengusaha Laundry dan Pencucian Kendaraan di Batam Galau

Tedjo menambahkan, sudah dua hari ini usaha doorsmeernya tidak jalan. Ia berharap agar krisis air ini dapat segera berakhir.

Tayang:
Tribun Batam/Ist/Fb/Winarko Iksa
Kondisi Waduk di Batam yang mengalami penyusutan dan kekeringan 

Laporan Tribun Batam, Elhadif

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Krisis air bersih yang terjadi sejak beberapa hari terakhir, tidak hanya mengancam warga juga membuat usaha pencucian kendaraan bermotor (doorsmeer) dan laundry di Batam lesu.

Para pengusaha dari kedua usaha tersebut, diketahui sangat bergantung oleh adanya air bersih itu mengaku cemas akan kondisi tersebut.

Bahkan beberapa diantaranya terpaksa tutup lantaran tidak memiliki air untuk usahanya.

Menurut Tedjo, pemilik doorsmer di kawasan Batu Ampar mengatakan untuk usahanya tersebut air yang merupakan kebutuhan utama.

"Saya pakai air ATB untuk nyuci motor. Sekarang untuk kebutuhan sehari-hari saja air sudah ngirit," ungkap Tejo.

Tedjo menambahkan, sudah dua hari ini usaha doorsmeernya tidak jalan. Ia berharap agar krisis air ini dapat segera berakhir. "Kemarin lupa nampung buat stok nyuci motor," ujarnya.

Sementara itu, Arfi, seorang pemilik laundry di kawasan Pelita, Lubuk Baja, juga mencemaskan pemberitahuan yang diumumkan PT ATB. Meski diakuinya, hingga saat ini kebutuhan
air untuk usahanya masih mencukupi.

"Sekarang masih belum. Takutnya tiba-tiba saja air mati sewaktu lagi nyuci banyak," ungkap
Arfi.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved