Waduk Sei Pulai Bintan Berkurang 73 Centimeter
"Saat ini posisi air waduk minus 0,73 meter," ujar Kabag Teknik, PDAM Tirta Kepri, Tri Wahyu,
Laporan Tribunnews Batam, M Ikhwan
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BINTAN - Air baku utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri di Waduk Sungai (Sei) Pulai terus menyusut.
Posis kedalaman air saat ini, dibandingkan Jumat lalu terus menyusut sekitar 23 centimeter (cm).
"Saat ini posisi air waduk minus 0,73 meter," ujar Kabag Teknik, PDAM Tirta Kepri, Tri Wahyu, Jumat (4/9/2015).
Dia mengatakan dari empat waduk persediaan air baku, waduk utama Sungai Pulai yang berada pada posisi minus. Sedangkan waduk pembantu lainnya aman.
"Waduk gesek (waduk pembantu Sei Pulai-red), masih dalam posisi aman," katanya.
Begitu juga dengan waduk kolong enam di Kijang. Menurutnya air baku waduk kolong enam yang digunakan untuk menyuplai air warga Kijang Kota masih banyak.
Sama halnya dengan waduk Jago yang digunakan untuk mensuplai air ke warga Tanjunguban.
Menurutnya, meskipun posisi waduk utama seluas 60 hektar itu terus menyusut, namun pihaknya tetap berusaha agar air PDAM tetap mengalir.
Hanya saja PDAM memberlakukan sistem jadwal. Artinya tidak seterusnya air mengalir kerumah-rumah warga. "Kadang satu dan dua hari tidak mengalir," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kondisi-waduk-sei-pulai-tanjungpinang-yang-kian-surut-2_20150830_112013.jpg)