Diduga Bawa CPO Ilegal Indonesia, Tanker Berbendera Mongolia Diamankan

Kapal tanker asing berbendera Mongolia MT Ruby Star GT 1999 ditangkap karena diduga mengangkut minyak mentah jenis CPO asal Indonesi

Diduga Bawa CPO Ilegal Indonesia, Tanker Berbendera Mongolia Diamankan
tribunnews batam/yahya
Kapal tanker asing berbendera Mongolia MT Ruby Star GT 1999 diduga mengangkut minyak mentah jenis Crude Petroleum Oil (CPO) asal Indonesia tepatnya dari Tanjung Siapi-Api, Sumatera Selatan. 

Laporan Tribunnews Batam, Rachta Yahya

TRIBUNNEWSBATAM.COM, KARIMUN- Kapal tanker asing berbendera Mongolia MT Ruby Star GT 1999 ditangkap karena diduga mengangkut minyak mentah jenis Crude Petroleum Oil (CPO) asal Indonesia tepatnya dari Tanjung Siapi-Api, Sumatera Selatan.

Tidak tanggung-tanggung, minyak mentah yang diangkut sekitar 1.307,511 Kilo Liter (KL) atau 8.223,997 barrel.

Jika dirupiahkan nilainya sekitar Rp 5,4 milyar dengan asumsi 1 barrel = Rp 655,340 (harga dunia per 5 September 2015).

Kapal tanker itu ditangkap kapal patroli BC-20002, 5 September 2015 sekitar pukul 06.30 WIB di sekitar perairan Berakit, Bintan, pada titik koordinat 01-20-00 Utara, 104-35-00 Timur.

CPO itu rencananya akan dibawa ke West OPL, Singapura.

Tiga dari 13 kru ditetapkan sebagai tersangka, mereka adalah Tz selaku nakhoda, Kzt sebagai Chief Officer, keduanya warga negara Myanmar dan seorang lagi warga negara Indonesia berinisial Aks berstatus broker.

“Ketiganya terkena ancaman hukuman pidana penjara minimal satu tahun, maksimal 10 tahun dan pidana denda minimal Rp 50 juta, maksimal Rp 5 milyar MT Ruby Star GT 1999. Prosesnya masih terus kami kembangkan,” Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro, saat ekspos perkara di Karimun, Kepri, Jumat (18/9/2015).

cpo

Foto: Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro (pakai rompi) didampingi Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi saat ekspos perkara penangkapan tanker Ruby Star di Karimun, Kepri, Jumat (18/9/2015).

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved