Polisi Usut Dugaan Aborsi Ilegal di Karimun

Kami belum ada menetapkan tersangka. Ss, sang ibu janin rencananya akan kami panggil Senin,

Polisi Usut Dugaan Aborsi Ilegal di Karimun
Tribun Batam/Rachta Yahya
Barang bukti dugaan aborsi ilegal yang diamankan petugas 

Laporan Tribunnews Batam, Rachta Yahya

TRIBUNNEWSBATAM.COM, KARIMUN – Satreskrim Polres Karimun terus mendalami kasus dugaan tindak pidana aborsi ilegal di sebuah rumah sakit bersalin swasta di Karimun, Rabu (30/9/2015) lalu.

Pemeriksaan terhadap Ss (33), Ibu janin dijadwalkan digelar Senin (5/10/2015) di Mapolres Karimun. Hingga kini, Satreskrim sama sekali belum menetapkan tersangka dalam hal ini.

“Kami belum ada menetapkan tersangka. Ss, sang ibu janin rencananya akan kami panggil Senin, kemarin kondisinya belum memungkinkan untuk diperiksa,” ujar Kasatreskrim, AKP Hario Prasetyo Seno, Minggu (4/10/2015).

Selain Ss, Hario mengatakan pihaknya juga berencana memanggil untuk dokter spesialis yang menangani Ss, berinisial Rw dan manajemen rumah sakit bersalin swasta tersebut, setelah penyidik menemukan adanya bukti kuitansi tagihan sebesar Rp 4,3 juta dari rumah sakit bersalin tersebut untuk Ka (26), suami siri Ss.

Diberitakan sebelumnya, warga Paya Manggis, RT 003 RW 001, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral mendadak heboh setelah janin berjenis laki-laki berusia sekitar 5 bulan ditemukan di daerah tersebut, Rabu (30/9/2015) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Warga menduga janin tersebut bayi tersebut hasil tindak pidana aborsi ilegal.

Mendapat laporan warga, polisi kemudian bergerak dan menemukan sebuah makam berisi janin dengan panjang sekitar 52 cm dengan batu nisan terbuat dari dua buah pecahan asbes atap rumah.

Sebuah ban sepeda anak-anak juga ditemukan tergeletak di atas makam tersebut. Makam itu juga diduga masih baru, itu terlihat dari taburan bunga di atasnya.

Tak jauh dari makam, polisi juga menemukan baskom kecil warna oranye serta satu buah cangkul yang diduga digunakan untuk menguburkan janin.(*)

Tags
aborsi
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved