Pilkada Kepri 2015

Warga HKI Beri Ulos ke Soerya Respationo

Negara menjamin kebebasan setiap warga negaranya menjalankan ibadahnya. Untuk itu, Saya dan Pak Ansar jika diberikan amanah akan terus menjamin kebeba

Warga HKI Beri Ulos ke Soerya Respationo
Istimewa
Soerya Respationo saat silahturahmi dengan jemaat Gereja HKI di Batu Aji, Sabtu (3/10/2015) 

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Konstitusi negara Indonesia menjamin kebebasan tiap-tiap warga negara, untuk memeluk agama dan menjalankan ibadahnya tanpa gangguan.

Oleh karena itu, calon Gubernur Kepri Soerya Respationo berani 'pasang badan' jika ada oknum bangsa yang menghalang-halangi pemeluk agama untuk menjalankan ibadahnya dengan baik.

"Negara menjamin kebebasan setiap warga negaranya menjalankan ibadahnya. Untuk itu, Saya dan Pak Ansar jika diberikan amanah akan terus menjamin kebebasan tersebut,”kata Soerya saat silahturahmi dengan jemaat Gereja HKI di Batu Aji, Sabtu (3/10/2015).

Lebih lanjut Soerya menceritakan, bahwa pendiri bangsa ini sadar betul bahwa Indonesia negara yang plural.

Artinya, Indonesia didiami dan ditinggali oleh berbagai suku bangsa, agama, suku dan ras.

Untuk menyatukan semua itu, maka semboyan Bhineka Tunggal Ika dijadikan alat perekatnya.


Maka dari itu, keberadaan negara agama, “haram” hukumnya di Indonesia.

“Jadi, jangan sekali-sekali berpikir untuk coba-coba mendirikan negara Islam, negara Kristen, negara agama, atau negara Jawa, negara Batak. Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah harga mati,” kata mantan Wakil Gubernur Kepri ini.

Maka dari itu, Soerya dan pasangannya Ansar Ahmad ini akan terus mengawal pluralisme serta perbedaan itu tetap ada di Indonesia ini.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved