Breaking News:

Dinkes Kota Batam: 108 Buruh Pabrik di Batam Idap HIV/AIDS

Pengecekan sampel yang dilakukan Dinkes Kota Batam, ada 108 kasus mereka yang berstatus sebagai karyawan atau buruh pabrik yang positif mengidap HIV.

Dinkes Kota Batam: 108 Buruh Pabrik di Batam Idap HIV/AIDS
internet
Ilustrasi

Laporan Tribunnews Batam M. Ikhsan

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Karyawan atau Buruh pabrik menjadi klasifikasi pengidap HIV positif terbanyak berdasarkan kelompok pekerjaan. Hal ini dilihat dari sampel yang disurvey Dinas Kesehatan Kota Batam.

Berdasarkan data dari Januari hingga Agustus 2015, pengecekan sampel yang dilakukan Dinkes Kota Batam, ada 108 kasus mereka yang berstatus sebagai karyawan atau buruh pabrik yang positif mengidap HIV.

Kabid Penanggulangan, Pencegahan dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kota Batam, Drg. Sri Rupiati MSi, menyebutkan kasus HIV/AIDS yang ditemukan dari tahun ke tahun ibarat fenomena Gunung Es, yang terdata awalnya sedikit, namun yang tidak terdata sangat banyak.

"Saya masih ingat saat pertama kali melakukan survey dan menemukan penderita HIV/AIDS di Batam pertama kali pada tahun 1992. Hingga 2015 kenapa jumlahnya meningkat seperti itu dari tahun ke tahun, karena penemuan kasus ini seperti fenomena gunung es, dulunya banyak yang tidak terdata," kata Sri.

Terkait klasifikasi kelompok pekerjaan yang dilakukan survey terhadap beberapa sampel, selain karyawan/buruh pabrik, terbanyak kedua adalah ibu rumah tangga, dimana jumlah yang postif HIV sebanyak 76 kasus, diikuti, Wanita Pekerja Seks Langsung atau Tidak Langsung berjumlah 72 kasus yang positif.

Setelah itu, diikuti dengan pekerja pelayan salon / hotel / panti pijat / karaoke dan Waria sebanyak 49 kasus. Dilanjutkan 46 kasus adalah mereka yang masih anak-anak atau tidak sekolah.

"Ada 32 kasus untuk yang berprofesi di bidang dagang atau sales, 21 kasus buruh bangunan/kuli angkut," terang Sri.

Ia melanjutkan, data lainnya cukup variatif dalam kelompok pekerjaan tersebut. 12 kasus untuk supir Taxi/carry/truck/ojek, 10 kasus dari profesi security, 8 kasus dari profesi ABK/Pelaut, 5 kasus berprofesi sebagai pengusaha/pemborong proyek, 4 kasus dari kategori nelayan/petani/peternak.

Dilanjutkan, 3 kasus dari profesi PNS/TNI/Polri/Honorer, 3 kasus dari kategori Tenaga Kerja Indonesia (TKI), 2 kasus untuk kategori montir mobil/motor, 2 kasus juga dari klasifikasi medis/paramedis swasta, dan 10 kasus dari profesi lain-lain.

"Data untuk Kota Batam sejak 1992 sampai 2014, saat ini ada 587 kasus HIV, 289 AIDS, yang sudah meninggal akibat penyakit ini ada 82 kasus," terangnya.

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved