PIALA PRESIDEN 2015

"Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar, Tiarap Semua, Jangan Dekat Jendela"

Dodo menggambarkan suasana penumpang saat bus Primajasa jurusan Bandung-Bandara Soekarno-Hatta yang diawakinya diserang batu kelompok tak dikenal

Abdul Qodir/Tribunnews.com

"Saya yang nggak jauh dari penumpang itu langsung teriak ke penumpang lainnya supaya pada tiarap ke lantai.

Jadi, rupanya batu yang pertama cuma bikin retak di kaca, nah batu yang kedua buat kacanya pecah dan batunya masuk ke dalam kena pelipis penumpang. Kasihan, orang nyari duit nggak ngerti apa-apa diserang, kan kasihan juga penumpang kena batu," katanya.

Dodo sempat menunjukkan barang bukti sebongkah batu berdiameter sekitar 20 cm, yang menjadi alat penyerangan para pelaku. "Ini batunya yang masuk ke dalam bus. Tadi, " ucap Dodo yang masih mengenakan seragam bus merah marun.

Sang sopir bus, Dodon mengaku langsung melajukan busnya setelah mengetahui adanya serangan batu yang mengenai penumpangnya itu.
Ia khawatir mendapatkan serangan lanjutan jika menghentikan laju busnya. "Kalau bus saya berhentikan untuk cek, bus saya bisa makin hancur," ujarnya.

Menurutnya, penumpang yang menjadi korban adalah calon penumpang pesawat Jakarta-Palu. Setelah mendapatkan pengobatan oleh tim medis bandara, ia melanjutkan penerbangannya.

Setelah mengurusi korban, Dodon sempat melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Namun, petugas polres mengarahkannya untuk melapor ke Mapolda Metro Jaya karena beberapa kasus serupa tengah ditangani oleh tim khusus dari polda.

"Mungkin bus saya diserang karena ada tulisan jurusan dariBandung. Kalau plat nomor bus saya sih, plat B," kata Dodon.

"Saya dapat informasi dari pool, ada dua bus Primajasa yang lainnya juga diserang batu semalam. Tapi, busnya cuma pengok body aja. Sekarang busnya sudah di pool Cililitan," ujarnya.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved