Ungkap Praktik Aborsi Ilegal di Karimun, Polisi Periksa Seorang Dokter

“Dokternya sudah kami periksa, bagaimana hasil pemeriksaannya, nanti, tunggu ekspos saja,” ujar Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Hario Prasetyo Seno.

Ungkap Praktik Aborsi Ilegal di Karimun, Polisi Periksa Seorang Dokter
Tribun Batam/Rachta Yahya
Barang bukti dugaan aborsi ilegal yang diamankan petugas di Karimun. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN – Satreskrim Polres Karimun terus mendalami kasus dugaan tindak pidana aborsi ilegal di sebuah rumah sakit bersalin swasta di Karimun, 30 September lalu.

Sebanyak lima orang saksi sudah diperiksa, salah satunya dokter yang menangani Ss (33) selama dirawat di rumah sakit bersalin swasta itu.

Hanya saja, apa hasil pemeriksaan terhadap dokter, Satreskrim Polres Karimun memilih untuk bungkam.

“Dokternya sudah kami periksa, bagaimana hasil pemeriksaannya, nanti, tunggu ekspos saja,” ujar Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Hario Prasetyo Seno.

Sementara Ss, ibu janin yang diduga digugurkan secara sengaja itu, dikatakan Hario belum diperiksa,

Ss baru akan mendapat giliran yang terakhir diperiksa.

Lima orang saksi yang telah diperiksa tersebut, tiga diantaranya berasal dari rumah sakit bersalin swasta dan dua merupakan warga sekitar tempat tinggal Ss di Paya Manggis, Kecamatan Meral.

“Kami belum ada menetapkan tersangka. Ss, sang ibu janin rencananya akan kami panggil yang terakhir, setelah kami kumpulkan keterangan saksi-saksi lainnya. Dia sudah pulang dari rumah bersalinnya,” terang Hario.

Diberitakan sebelumnya, warga Paya Manggis, RT 003 RW 001, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral mendadak heboh setelah janin berjenis laki-laki berusia sekitar 5 bulan ditemukan di daerah tersebut, Rabu (30/9/2015) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Warga menduga janin tersebut bayi tersebut hasil tindak pidana aborsi ilegal.

Halaman
12
Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved