Kata Agum Gumelar, FIFA Akui KLB PSSI di Surabaya
"FIFA tetap mengakui hasil KLB PSSI di Surabaya pada 18 April 2015," ujar Ketua Dewan Kehormatan PSSI, Agum Gumelar
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam pertemuannya dengan pengurus PSSI, delegasi FIFA dan AFC mengutarakan pengakuannya terhadap hasil Kongres Luar Biasa PSSI di Surabaya, Jawa Timur.
"FIFA tetap mengakui hasil KLB PSSI di Surabaya pada 18 April 2015," ujar Ketua Dewan Kehormatan PSSI, Agum Gumelar usai mengadakan pertemuan dengan delegasi FIFA dan AFC di kantor PSSI, Senayan, Jakarta (2/10/2015).
Menurut Agum, delegasi FIFA dan AFC akan menjelaskan sikapnya ini terhadap Presiden Joko Widodo. FIFA hanya mengakui negara yang sesuai dengan statuta lembaga tersebut
"FIFA akan jelaskan itu ke presiden bahwa pemerintah harus berpegangan pada statuta. PSSI sudah melaporkan hal itu."
Rombongan delegasi AFC dan FIFA hadir di kantor PSSI pada pukul 10.00 WIB. Pertemuan tersebut berakhir para pukul 12.00 WIB.
Setelah bertemu PSSI, rombongan FIFA dan AFC langsung menuju ke Istana Negara untuk bertemu Presiden Joko Widodo.
Dalam pertemuan itu delegasi FIFA yang hadir diantaranya Kohzo Tashima dan HRC Prince Abdullah, sedangkan delegasi AFC yang hadir diantaranya Mariano Araneta, James Johnson, Sanjeevan dan John Windsor.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pssi-diakui-fifa_20151102_141120.jpg)