Anggota Dewan Kaget Banyak Aksi Penambangan Pasir di Kawasan FTZ di Bintan

kawasan FTZ ini diperuntukan untuk kawasan Industri bukan untuk Tambang Pasir. Baik kasi ilegal maupun legal.

Anggota Dewan Kaget Banyak Aksi Penambangan Pasir di Kawasan FTZ di Bintan
Tribun Batam/Eko Setiawan
Salah satu kawasan tambang pasir yang disidak oleh anggota dewan Bintan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Anggota DPRD Bintan melakukan Inpeksi Mendadak (Sidak) saat melihat titik kordinat kawasan Free Trade Zon (FTZ) dikawasan Galang Batang, kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Rabu (4/11/2015) siang.

Namun saat sidak tersebut, mereka melihat banyaknya Penambang pasir yang beroperasi dikawasan FTZ.

Dalam sidak tersebut, Yatir Mustofa, Wakil ketua Komisi I DPRD Bintan merasa kecewa dengan banyaknya tambang pasir yang masih melakukan aktifitasnya dikawasan Free Trade Zon (FTZ).

Menurut Yatir, kawasan FTZ ini diperuntukan untuk kawasan Industri bukan untuk Tambang Pasir. Baik kasi ilegal maupun legal.

"Kita lihat masih banyak tambang pasir yang melakukan aktifitasnya dikawasan FTZ. Ini seharusnya tidak boleh, karena FTZ itu untuk perdagangan bukan pertambangan," sebut Yatir menerangkan.

Selain itu, bukan hanya tambang pasir yang tidak memiliki izin saja, menurut Yatir, ada juga sebuah perusahaan yang juga memiliki izin membuka tambang pasir disana.

"Sekarang ada atau tidak izinnya tetap tidak boleh. Karena mereka melakukan penambangan di kawasan FTZ," sebutnya.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved