Bintan Mulai Rusak Oleh Adanya Aktifitas Penambangan Pasir?

Kalau aktifitasnya menggunakan alat berat, sangat cepat merusak lingkungan. Lihat saja ini, sudah bolong di sana-sini,"

Bintan Mulai Rusak Oleh Adanya Aktifitas Penambangan Pasir?
Tribun Batam/Eko Setiawan
Kondisi penambangan pasir darat di Bintan yang telah rusak saat di sidak 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Yatir Mustofa, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bintan meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas para penambang yang beroperasi dikawasan Free Trade Zone (FTZ).

Oleh karena itu, para penambang baik yang ilegal maupun legal seolah-olah kebal hukum.

Apalagi mereka melakukan aksinya diluar kewenangan yang sudah diberikan.

Menurut Yatir, untuk melakukan penambangan tidak boleh menggunakan alat berat.

Selain merusak lingkungan, sesuai Peraturan Presidan (Perpres) nomor 87 memang sudah tidak diperbolehkan.

"Kalau aktifitasnya menggunakan alat berat, sangat cepat merusak lingkungan. Lihat saja ini, sudah bolong di sana-sini," sebut Yatir, kamis (4/11/2015) saat dilokasi tambang.

Yatir dan anggota DPRD yang lain meminta agar masyarakat ataupun perusahaan jangan terus melakukan kegiatan ini.

Jika aktifitas ini terus berlangsung, bisa saja pulau Bintan akan banyak berlubang.

"Kalaupun mau direklamasi bagaimana caranya. Gak mungkin ditimbun lagi, butuh berapa banyak," tambahnya.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved