Pilkada Kepri 2015

Sstt, KPK Diam-diam Pantau Politik Uang di Pilkada Kepri

Praktik politik uang tetap masuk dalam pantauan kami. Namun, kami tetap memantau secara diam-diam,"

Sstt, KPK Diam-diam Pantau Politik Uang di Pilkada Kepri
Istimewa
Ilustrasi politik uang saat pilkada 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Potensi politik uang dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), menjadi perhatian serius Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan KPK akan terus memantau potensi praktik tersebut secara diam-diam.

"Praktik politik uang tetap masuk dalam pantauan kami. Namun, kami tetap memantau secara diam-diam," ungkap Deputi Bidang Pencegahan di KPK, Pahala Nainggolan, usai memberikan Semiloka Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi, di Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak Tanjungpinang, Rabu (4/11/2015) pagi.

Menurut Pahala, di KPK ada unit penelitian dan pengembangan (Litbang). Unit Litbang ini, bertugas antara lain memantau potensi praktik politik uang yang dilakoni oleh para calon kepala daerah yang maju dalam Pilkada mendatang.

"Kami punya Unit Litbang yang bertugas memonitoring potensi praktik politik uang. Unit ini akan memberikan laporan lalu akan ditindak dengan mengambil tindakan," tegas Pahala.

Selain potensi praktik politik uang, KPK juga akan memantau sumbangan pihak lain kepada calon kepala daerah.

Pahala memastikan, jika ada upaya pemberian uang dari para pengusaha kepada calon kepala daerah dan upaya tersebut dilaporkan ke bagian pengaduan masyarakat (Dumas) KPK dengan data-data yang jelas, maka praktik seperti itu tetap akan ditindak.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved