Pesawat Batik Air Tergelincir
Semua Penumpang Batik Air Dikabarkan Selamat Meski Sempat Berebut Keluar
"Tadi sempat kaget dan panik, pesawatnya kenceng banget,"
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Semua penumpang Batik Air yang tergelincir di Bandara Adi Sucipto Yogyakakarta Jumat (6/11/2015) sore, dipastikan selamat.
Hal tersebut dipastikan oleh GM Bandara Adi Sucipto Yogyakarta, Kolonel Pnb Agus Pandu Purnama. "Berdasarkan catatan saya penumpang semua ada 161, 158 dewasa, 2 anak dan 1 bayi," jelasnya.
"Kondisi penumpang semua selamat tidak ada yang terluka dan kita evakuasi ke terminal B Internasional," tambahnya.
Saat ini sebagian penumpang bahkan sudah meninggalkan bandara, sementara sebagian yang lain masih berada di terminal.
"Kita siapkan semuanya termasuk kesehatan," tambahnya.

Sementara itu, Agus juga mengatakan pesawat akan dievakuasi nanti malam.
Saat ini, kondisi pesawat yang mengalami kerusakan di bagian depan tersebut masih teronggok di ujung runway timur Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.
"Saat ini kondisi pesawat sedang dicek dan dijaga, nanti malam kita datangkan peralatan dari Jakarta untuk menarik ke apron," jelasnya.
Sementara itu, Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Imran Baidirus mengatakan pihaknya masih menunggu KNKT untuk menyelidiki penyebab tergelincirnya pesawat. Dari pantauan di lokasi kejadian, seluruh permukaan runway basah setelah diguyur hujan.
"Pesawat terhenti 50 meter dari ujung runway, dengan kondisi ban depan terperosok sedalam satu meter," jelasnya.
"Ada empat pintu darurat, tapi yang digunakan dua saja dibagian depan, karena terperosok, bagian belakang jadi terlalu tinggi," tambahnya.
Akibat kejadian itu, lalu lintas bandara sempat ditutup, dan baru dibuka satu jam setelahnya.

Penumpang sempat panik
Menurut keterangan keluarga penumpang pesawat tergelincir, Adhitia (30), sesaat setelah kejadian ia ditelepon ibunya, Jasmaniah (60). Ibunya memang turut serta dalam penerbangan Batik Air.
Adit mengatakan, berdasarkan keterangan dari ibunya, sempat terjadi kepanikan di dalam pesawat pascakejadian pesawat tergelincir. Waktu itu, para penumpang panik, kemudian berebut keluar melalui pintu pesawat.
"Ibu saya tidak panik, lantaran tidak ada tanda-tanda api di dalam pesawat. Setelah itu, dievakuasi oleh pihak bandara. Saya setelah dihubungi langsung ke sini, bertemu ibu," ujar Adit, Jumat (6/11/2015).
Setelah landing, ia mengatakan, pihak bandara langsung mengevakuasi para penumpang ke Terminal B.
Menurutnya, beberapa penumpang sempat dibawa ke RSAU Hardjolukito.
Lestari (49) satu diantara penumpang menyatakan kejadian tersebut berlangsung begitu cepat.
"Tadi sempat kaget dan panik, pesawatnya kenceng banget," ujar Lestari.
Perempuan asal Jakarta pusat yang melakukan penerbangan bersama suaminya tersebut tidak mengalami luka-luka.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kondisi-tergelincirnya-pesawat-batik-air-di-yogyakarta_20151106_191346.jpg)