Dunia Heboh, Budi Waseso Ingin Bangun Pulau Penjara yang Dikawal Buaya

"Anda tidak bisa menyuap buaya. Anda tidak bisa menyakinkan mereka untuk membiarkan tahanan kabur," ujar Budi

Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Komjen Pol Budi Waseso 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Rencana Kepala (BNN) Budi Waseso, membuat pulau penjara yang dijaga buaya menghebohkan dunia.

Seperti dikutip dari Guardian, Mantan Kabareskrim Polri itu, mengatakan, buaya bisa menjadi pengawal yang lebih baik dibandingkan manusia, karena mereka tidak bisa disuap.

"Kami akan menempatkan sebanyak mungkin buaya. Saya akan mencari jenis buaya yang paling ganas," kata Telegraph mengutip Tempo.

"Anda tidak bisa menyuap buaya. Anda tidak bisa menyakinkan mereka untuk membiarkan tahanan kabur," ujar Budi.

Budi juga mengatakan akan mengunjungi sejumlah wilayah di kepulauan Indonesia untuk menemukan jenis reptil terganas itu.

Indonesia memiliki beberapa hukuman keras terkait penyalahgunaan narkoba dan telah mengakhiri moratorium eksekusi hukuman mati pada 2013.

Rencana Budi Waseso ini mirip dengan Film Bond berjudul Live and Let Die.

Rencana ini masih dalam tahap awal, belum ada lokasi atau tanggal pembukaan penjara khusus ini.

Indonesia sudah melakukan hukuman mati terhadap perdagangan narkotika dan proses eksekusinya sudah menggemparkan dunia pada April 2015 lalu.

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pengedar narkoba harus menghadapi kematian, karena negara tengah memerangi penggunaan narkotika yang sudah memasuki fase darurat nasional.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved