Miris, Sudah Sebulan Balita bersama Ibunya Tinggal di Halte
"Inginnya tempat tinggal yang layak, bisa berteduh dan amanlah, saya tidak punya apa-apalagi,"
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Enjel bersama ibunya, terlihat duduk di sebuah halte dikawasan kampung utama atau di Depan Pizza Hut.
Keberadannya bukan untuk menunggu angkutan umum atau jemputan saudaranya. Enjel bersama ibunya sudah hampir dua bulan tidur dan beraktifitas di halte tersebut.
Bocah berusia dua tahun itu pun terlihat asik bermain didampingi ibunya, sesekali nasi putih bersama potongan daging ayam disuapi oleh sang ibu.
Ketika Tribun mengajaknya berkomunikasi, seolah tidak ada beban yang dirasakan Enjel.
Keceriaan layaknya anak-anak balita yang sedang gemar bemain, juga terlihat pada diri Enjel sesekali Enjel terlihat kegirangan melompat-lompat di atas bangku halte
"Saya tidak punya rumah lagi, ni bocah udah ga tahan disini. Malam kalau hujan tidur disini kedinginan," celetuk ibunya ketika ditanya Tribun.
Enjel bersama ibunya diketahui hampir dua bulan berada di halte tersebut, entah faktor apa, Ibu muda asal Cianjur tersebut tidur dan beraktifitas di hate tersebut.
Ibu muda tersebut mengaku pernah tinggal di kawasan Nagoya, namun kondisinya kini berbeda.
Dengan peralatan seadanya, Enjel bersama ibunya hanya tinggal dengan kondisi seadanya di halte tersebut.
Saat hujan turun, mereka berdua merasakan hawa dingin tanpa ada perlengkapan yang memadai.
Untuk berlengkapan, hanya terlihat dua tas plastik berukuran besar yang jadi bekal Enjel bersama ibunya.
Didalamnya hanya terdapat beberapa helai baju dan perlengkapan seadanya. Dua helai kain panjang sebagai selimut terjemur di bangku halte untuk bekal saat diterpa dingin malam.
Anak semata wayangnya ini juga harus merasakan dinginnya cuaca saat malam tiba.
Terkadang saat malam datang, tangisan anak berusia dua tahun tersebut terdengar hampir di setiap kendaraan yang lewat. Miris memang melihat kondisi ibu muda ini.
Anak dua tahun yang harusnya mendapatkan tempat yang layak, bermain, berkembang bersama teman-temannya kini 'dikrangkeng' oleh kondisi kesulitan yang dihadapi Ibunya.
Saat ditanya keberadaan tempat tinggalnya, ibu Enjel ini terlihat kesal. Ibu muda ini tidak tahu harus pergi kemana, tidak ada sanak saudara yang akan dituju.
Hanya satu yang ada dalam fikiran Ibu muda ini mendapatkan tempat tinggal yang layak.
"Inginnya tempat tinggal yang layak, bisa berteduh dan amanlah, saya tidak punya apa-apalagi," ujarnya
Baca berita selengkapnya di edisi cetak Tribun Batam.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/enjel-bersama-ibunya-yang-sudah-satu-bulan-lamanya-tinggal-di-halte2_20151116_200852.jpg)