Penjabat Gubernur Minta Jokowi Kirim Impor Beras Langsung ke Kepri
"Sudah saya siapkan suratnya ke presiden untuk impor langsung saja kemari,” kata Agung.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana mengungkapkan permintaan kepada presiden Jokowi terkait kebijakan impor beras.
Dia mengatakan sedang menyiapkan agar impor beras yang saat ini melewati Jakarta terlebih dulu nantinya dapat dilakukan langsung ke Kepri.
"Sudah saya siapkan suratnya ke presiden untuk impor langsung saja kemari,” kata Agung.
Ia pun tengah menyiapkan laporan kepada presiden Jokowi mengenai permintaan tersebut.
“Saya belum mendapatkan angka rill kebutuhan dari badan ketahanan pangan, pak Amir Faisal. Saya suruh lengkapi dulu, supaya presiden bisa menerima surat kita dengan lampiran datanya," tambah Agung.
Bahwa Kepri mendapatkan jatah stok beras dari Bulog (badan urusan logistik) diakuinya.
Bulog di Jakarta mengirimkan 3.000 ton beras yang akan disimpan di gudang Bulog Batam untuk cadangan pangan bagi Kepri.
Meski demikian, kata Agung, jumlah beras tersebut masih terbilang minim karena hanya akan bertahan sebentar saja.
"Dari 1,1 juta ton yang diimpor itu dikirim hanya 3000 ton saja ke Batam, itu setetes saja. Paling hanya bisa menjaga cadangan saat Pilkada saja. Setelahnya kita tidak tahu lagi," ujar Agung ditemui usai peresmian RS Santa Elisabeth. (*)
.(ane)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/penjabat-gubernur-kepri-agung-mulyana_20150822_092601.jpg)