Jumat, 10 April 2026

Polisi Periksa Pihak PLN Terkait Tiang Listrik Tumbang Tewaskan Pengendara Motor

Kapolres Bintan AKBP Wisnu Adji Pamungkas mengatakan, sudah dua orang dari pihak PLN yang diperiksa

Editor: Mairi Nandarson
Tribun Batam/Eko Setiawan
kondisi jasad Harry saat ditemukan warga dan petugas 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN  -  Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Bintan melakukan pemanggilan terhadap pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait tumbangnya tiang listrik di Jalan Wisata Bahari KM 26 Kecamatan Toapaya.

Kapolres Bintan AKBP Wisnu Adji Pamungkas saat dikonfirmasi mengatakan, sudah dua orang dari pihak PLN yang diperiksa.

Pemeriksaan itu terkait apakah kesalahan itu terjadi akibat PLN atau cuaca saat itu.

"Kita sudah memanggil pihak PLN terkait masalah ini, karena kecelakaan tersebut terjadi karena adanya tiang yang tumbang dan melintang di jalan itu," sebut Wisnu, Senin (23/11/2015) siang.

Saat ditanya hasil pemeriksaan dari dua orang manajemen PLN oitu, Wisnu belum bisa berkomentar banyak.

Menurut dia, sejauh ini masih dalam proses pemeriksaan.

"Nanti dululah, kita masih periksa mereka," tambahnya.

Informasi yang dihimpun di lapangan, tumbangnya tiang listrik tersebut karena saat pemancangan tiang lokasi tanah tidak bagus.

Selain itu, di sekitar tempat pemancangan ada bekas galian dan ada aliran sungai.

Hal itu yang diduga menjadi faktor penyebab tumbangnya tiang Listrik tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Harry Purwanto (30) langsung tewas di tempat, Minggu (22/11/2015) setelah sepeda motor Honda CB BP 6930 TC yang dikendarainya menabrak tiang yang melintang dijalan raya.

Diduga, saat itu korban melaju kencang karena suasana jalan memang masih sepi pada pukul 05:15 WIB.

Tak banyak saksi mata yang mengetahui kejadian naas itu, karena kejadian yang merenggut nyawa Harry terjadi saat suasana cukup sepi.

Satuan Unit Laka Lantas Polres Bintan serta polisi yang tengah berjaga di Mapolsek Gunung Kijang langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian setelah diinformasikan oleh warga setempat.

Dari lokasi kejadian, ditemukan identitas korban berupa SIM C. Ternyata korban merupakan warga Kampung Kolong Enam Rt 004 Rw 022 Kijang, Kecamatan Bintan Timur.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved