BREAKINGNEWS: 1.304 Pekerja Batam di PHK
ampai bulan September ada 41 perusahaan yang tutup, dan ada 1.304 pekerja yang di PHK.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh buruh selama tiga hari terakhir ini, membuat resah anggota DPRD Batam.
Meski berjalan dengan tertib dan tidak anarkis, anggota dewan komisi IV khususnya menginginkan agar aksi-aksi seperti ini tidak perlu lagi dilakukan, apalagi sampai menjadi agenda tahunan yang menasional.
"Demo pekerja ini, dalam satu tahun bukan cuma sekali lagi jadinya. Dan kita lihat kalau UMK pun sudah jadi agenda rutin. Ini jelas berpengaruh pada iklim investasi di Batam. Investor yang awalnya mau masuk bisa ciut," ujar Udin P Sihaloho, Sekretaris komisi IV DPRD Batam.
Menurut Data yang diterimanya, sejak tahun 2014 sudah ada 37 perusahaan di Batam yang tutup. Di tahun yang sama, tercatat ada 616 pekerja yang di PHK.
Sementara di tahun 2015, angka perusahaan tutup dan jumlah pekerja yang kehilangan pekerjaannya pun lebih melonjak drastis lagi.
"Tahun ini, sampai bulan September ada 41 perusahaan yang tutup, dan ada 1.304 pekerja yang di PHK. Itu belum termasuk yang dari Oktober ke Desember ya," kata dia.
Udin pun berharap dan menghimbau agar para buruh dapat konsisten dalam menyampaikan aspirasinya hingga hari terakhir.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-phk_20150924_225645.jpg)