Turki Tembak Pesawat Rusia

Pilot Rusia yang Selamat, Bantah Ada Peringatan dari Militer Turki

Konstantin Murakhtin menegaskan tidak mungkin pesawat tersebut melanggar ruang udara Turki

Editor: Mairi Nandarson
cnn
Pesawat Rusis terjatuh setelah ditembak, terekam kamera 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MOSKOW - Kapten Konstantin Murakhtin, pilot Rusia yang selamat setelah pesawatnya ditembak Militer Turki di perbatasan Turki-Suriah mengatakan tidak ada peringatan yang disampaikan kepada mereka.

Kepada stasiun TV Rusia, Konstantin Murakhtin menegaskan tidak mungkin pesawat tersebut melanggar ruang udara Turki, seperti yang disampaikan pihak berwenang Turki.

Turki berkeras bahwa pesawat Su-24 mendapat peringatan sampai 10 kali sebelum ditembak jatuh, dan kedua pilot sempat melompat dari pesawat dengan menggunakan parasut.

Baca juga: Militer Turki Rilis Rekaman Peringatan kepada Pesawat Rusia

Namun, salah seorang ditembak oleh kelompok pemberontak dan jenazahnya belum diketahui.

Seperti dilansir BBC Indonesia, Kapten Murakhtin menyampaikan hal tersebut dari pangkalan udara militer Hmeymim, yang menjadi landasan pesawat tempur Suriah untuk melakukan serangan ke posisi-posisi pemberontak di Suriah.

Dia mengaku mengetahui kawasan tempat dia terbang dengan amat baik dan pesawat yang mereka kemudikan tidak memasuki wilayah Turki sedetik pun.

Pemerintah Moskow mendukung pemerintahan Presiden Bashar al-Assad, yang menghadapi perlawanan dari kelompok moderat dukungan Barat serta dan kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Ketegangan Rusia dan Turki meningkat akibat insiden penembakan ini dan Rusia sudah memutuskan semua kontak militer dengan Turki.

Presiden Vladimir Putin menyebut penembakan pesawatnya sebagai 'tikaman dari belakang' yang dilakukan oleh 'kaki tangan teroris'.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved