Upah Buruh 2016

Nuryanto Minta Gubernur Tinjau Kembali UMK. Buruh: Jangan Adu Kami Dengan Aparat

"Kami dukung perjuangan para buruh dan kami juga ikut merasakan apa yang dirasakan para buruh,"

Nuryanto Minta Gubernur Tinjau Kembali UMK. Buruh: Jangan Adu Kami Dengan Aparat
tribunnews batam/anne maria
Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto berbicara dari atas mobil pick up di hadapan para buruh yang berdemonstrasi di depan Gedung Pemko Batam, Jumat (27/11/2015). 

Laporan Tribun Batam, Alvin

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Ketua DPRD Batam, Nuryanto bersama Ketua Komisi IV DPRD Batam Riky, Wakil Ketua Komisi IV Yunus, dan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Idawati, menemui ribuan buruh Batam, Jumat (27/11/2015).

Nuryanto, menyebut sebagai wakil rakyat turut merasakan apa yang dirasakan para buruh terkait terbitnya PP 78 Tentang Pengupahan dan penetapan UMK Kota Batam Tahun 2016.

"Kami dukung perjuangan para buruh dan kami juga ikut merasakan apa yang dirasakan para buruh,"kata Nuryanto.

Ia menyebut DPRD Batam telah mengajukan surat rekomendasi kepada penjabat Gubernur, Agung Mulyana.

"Kami minta penjabat gubernur meninjau kembali penetapan UMK dan memberlakukan kembali upah kelompok usaha sesuai kesepakatan dewan pengupahan kota Batam. Perjuangan dilanjutkan tapi taat aturan dan jaga kondusifitas kota Batam,"kata Nuryanto.

Surat DPRD bernomor 259/170/XI/2015 Tentang Peninjauan Kembali UMK Kota Batam akan dikawal buruh dan diserahkan ke Penjabat Gubernur. Ribuan buruh menandatangani penolakan PP 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan.

Kain sepanjang 10 meter dibentangi di aspal dan masing-masing buruh menandatanganinya.
Para buruh menuliskan berbagai unek-uneknya dan menolak PP 78 2015 tersebut.

"Jangan adu kami dengan aparat. Segera cabut PP 78 yang mengebiri nasib buruh,"demikian beberapa tulisan yang tertoreh di kain putih tersebut.(*)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved