Bursa Efek Indonesia Bekali Wartawan dengan Ilmu Pasar Modal Lewat Worskhop
“Wartawan perlu memiliki pengetahuan tentang pasar modal. Sehingga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Ummi Kulsum
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sebagai ujung tombak untuk menyampaikan informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI) merasa perlu menambah pengetahuan kepada wartawan terkait pasar modal.
Proses transfer ilmu pasar modal bagi wartawan itu, diberikan lewat workshop yang digelar BEI di i-Hotel Balo, Kamis (3/12/2015).
“Wartawan perlu memiliki pengetahuan tentang pasar modal. Sehingga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat lewat tulisannya,” ujar Head of Listing Division – Group 2 Bursa Efek Indonesia (BEI), Ummi Kulsum.
Ummi Kulsum menyampaikan hal itu saat berkunjung ke kantor Harian Tribun Batam, bersama sejumlah pembicara workshop, Rabu (2/12/2015).
Kedatangan mereka disambut Wakil Pimpinan Redaksi Tribun Batam, Richard Nainggolan dan Pimpinan Perusahan Tribun Batam, Hurip Yuli Edi.
BEI berharap, digelarnya workshop untuk wartawan dapat menyebarluaskan informasi mengenai pasar modal Indonesia.
Workshop akan berlangsung pukul 09.30 hingga 13.00 WIB dengan menghadirkan pembicara Fajar dari Bapmi, Umi Kulsum dari Bursa Efek Indonesia, Zylvia Thirda, Head Internal Audit and Risk Management, Diah Sugiretno, Associate Vice President Head of Communication and Public Information unit Corporate Secretary.
Kepala PT Bursa Efek Indonesia Batam, Marco Poetra Kawet mengatakan saat ini tercatat 3600 investor di Kepri, dimana 90 persen adalah investor Batam.
Sedangkan secara nasional tercatat 420 ribu investor.
“Hal ini menunjukkan investasi saham kini semakin dilirik masyarakat sebagai salah satu bentuk pilihan investasi.
Namun tetap diperlukan sosialisasi untuk menumbuhkan minat warga berinvestasi di bursa saham,”katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/jelang-workshop-bei_20151202_203655.jpg)