Kue Ini Setiap Kali Dipotong Akan Terdengar Jeritan
Setiap kali pengunjung memotong kue untuk diambil secara cuma-cuma, kue itu menjerit
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SHENYANG - 1905 Cultural and Creative Park di Shenyang, Cina punya cara unik menarik pengunjungnya. Ia membuat kue berbentuk manusia yang setiap kali dipotong, terdengar suara jeritan.
Pendiri 1905 Cultural and Creative Park, kelahiran Belgia, Xu Bili, kota yang memiliki banyak warisan budaya itu, menyadari bahwa sejak pemerintah mendorong industri, maka warisan-warisan itu mulai terabaikan.
Pusat budaya terbesar di Timur Laut Cina itu, memang kesulitan mendatangkan orang dengan tawaran budaya, Bili tahu, orang hanya berpikir bahwa di pusat budaya hanya ada lukisan kusam atau pertunjukan teater.
Karena itu, Bili memutuskan untuk menunjukkan kepada semua orang, ada sisi yang lebih inovatif di Pusat kebudayaan yang ia pimpin.
Lewat sebuah pengumuman di jejaring sosial Weibo, Bili, mengumumkan ada Kue Gratis di 1905 Cultural and Creative Park.
Lewat pemberitahuan online itu, Bili ingin menyampaikan pesan untuk orang-orang yang merasa lesu saat sore menjelang.
Bili pun menyiapkan sebuah kue berukuran besar (bukan kue terbesar) berbentuk tubuh manusia, lengkap dengan kepalanya.
Xu Bili bekerja sama dengan toko roti lokal yang paling populer, Si Wei Ni, untuk membuat kue itu.
Iklan onlinenya ternyata ajib. Banyak orang datang ke Pusat Kebudayaan itu, untuk mendapatkan kue gratis, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Xu Bili kemudian memberi kesempatan kepada pengunjung untuk memotong kue sendiri, dan di situlah kejutannya.
Setiap kali pengunjung memotong kue untuk diambil secara cuma-cuma, kue itu menjerit.
Jeritan itu, sempat membuat pengunjung anak-anak kaget dan ketakutan, tapi di situlah kejutan yang ingin dihadirkan Xu Bili.
Kepala yang berada di kue itu, memang kepala benaran, dengan menyewa seorang seniman untuk tetap berada di tempat itu.
Upaya Xu Bili meramaikan Pusat Kebudayaan itu, berhasil, setidaknya hampir 400 orang hadir atas undangan onlinenya itu. Kue itu habis tidak lebih dari waktu satu jam.
"Kami masih tidak yakin bagaimana kue berbentuk tubuh anatomi yang benar. Seharusnya di dalalnya diisi jelli sehingga menyerupai tubuh sebenarnya," kata Xu Bili seperti dikutip weird asia news.
Meski begitu, ia senang, bisa menghadirkan kue itu meski ia sendiri kesulitan untuk menghubungkan cara itu dengan kegiatan kebudayaan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kue-ini-menjerit_20151214_161901.jpg)