Dewan Anambas Masih Tunggu Pemkab Terkait KUA PPAS

"Ada beberapa tahapan sebenarnya. Setelah RKA SKPD disempurnakan, selanjutnya RKA tersebut disampaikan

Dewan Anambas Masih Tunggu Pemkab Terkait KUA PPAS
Istimewa
Ilustrasi anggaran 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas masih menunggu Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) perubahan, yang disampaikan oleh Pemkab Anambas.

Perubahan ini, diminta oleh DPRD karena pihak legislatif menilai rincian yang sebelumnya disampaikan Pemkab dinilai kurang berpihak pada rakyat.

Hasudungan Sinaga menyatakan, legislatif telah menunggu penyampaian KUA PPAS perubahan yang disampaikan oleh eksekutif dalam hal ini Pemkab Anambas. Politisi Partai Golkar ini menambahkan, terdapat mekanisme serta tahapan hingga APBD disahkan.

Setelah rancangan KUA PPAS yang disampaikan kepada Pemkab dibahas dan mendapat kesepakatan menjadi KUA PPAS yang dituangkan pada nota kesepakatan, selanjutnya Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) mempersiapkan surat edaran kepala daerah yang mengatur tentang pedoman penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA).

RKA ini yang menjadi acuan masing-masing kepala SKPD dalam menyusun RKA pada tiap-tiap SKPD.

"Ada beberapa tahapan sebenarnya. Setelah RKA SKPD disempurnakan, selanjutnya RKA tersebut disampaikan ke PPKD sebagai bahan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD," ungkap Rocky.

Penyampaian Ranperda tentang APBD ini, selain disampaikan pada rapat paripurna yang disertai dengan nota keuangan yang dibahas dengan DPRD.

Hasil pembahasan ini, nantinya tertuang dalam dokumen persetujuan bersama antara kepala daerah dan DPRD.

"Hal ini sesuai dengan Permendagri nomor 13 tahun 2006, Permendagri nomor 59 tahun 2007, dan Permendagri nomor 21 tahun 2011," ujarnya.

Senada dengan Rocky, Sekretaris DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Taufik Effendi mengatakan DPRD masih menunggu penyampaian KUA PPAS yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah.

Meski menunggu, namun Taufik memastikan bahwa nilai KUA PPAS tidak mengalami perubahan.

"Saat ini legislatif masih menunggu penyampaian perubahan KUA PPAS RAPBD tahun 2016. Mengenai nilainya tidak mengalami perubahan, artinya sama dengan yang disampaikan kemarin yakni Rp 960 miliar. Hanya saja, kegiatannya lebih kepada masyarakat. Begitu pula dengan rencana kerja DPRD yang mengalami penyesuaian," terangnya.

Dijadwalkan, pembahasan akan dilakukan pada tanggal 18 Desember 2015.

"Pembahasan dilakukan secara estafet. Kami optimis sebelum akhir bulan Desember 2015, pembahasan sudah selesai dilaksanakan serta disahkan menjadi APBD," tutupnya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved