Pilkada Kepri 2015

Saat Sidang Pleno Digelar, Aksi Protes Berlangsung di Depan Kantor KPU Batam

Massa berorasi di depan kawat berduri yang memagari kantor KPU Batam

Saat Sidang Pleno Digelar, Aksi Protes Berlangsung di Depan Kantor KPU Batam
tribun/leohalawa
Massa melakukan orasi di depan kantor KPU Batam, saat berlangsung rapat pleno rekapitulasi suara, Kamis (17/12/2015). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Di tengah sidang pleno rekapitulasi suara Pilkada Serentak, 9 Desember, di kantor KPU Batam, Kamis (17/12/2015), di luar kantor KPU, berlangsung aksi protes.

Aksi protes digelar massa dari pasangan calon nomor urut 2 baik untuk Pilgub Kepri maupun Pilwako Batam.

Massa berorasi di depan kawat berduri yang memagari kantor KPU Batam. Mereka, memrotes keberadaan TNI di sekitar kantor KPU Batam.

"Ngapain TNI di sana. Keluar, keluar, ini bukan perang, kami ini sipil. Kami bukan perang," demikian disampaikan para oratornya.

Sementara itu, ratusan pengamanan terpadu berjaga-jaga di lokasi.

Ratusan personel Sabhara anti huru-hara berpakaian lengkap juga dalam posisi siaga.

Di dalam sidang pleno juga ada interupsi yang dilakukan saksi.

"Tolong pak Ketua KPU jelaskan dulu terkait dengan kejelasan TNI masuk mengamankan Pilkada," tanya Erna, saksi pasangan calon nomor Pilgub Kepri.

Mendengar pertanyaan itu, Ketua KPU Batam langsung memberikan jawaban.

"Terkait proses keamanan, bukan domainnya KPU. Itu domain pihak keamanan. Kami tidak terlibat. Kami hanya menyelenggarakan (Pilkada). Silahkan komunikasikan dengan pimpinan pengamanan," ujar Ketua KPU Kota Batam, Agus Setiawan.

Pembacaan hasil perolehan suara per kecamatan kemudian dilanjutkan.(*)

Penulis: Leo Halawa
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved