Minggu, 19 April 2026

Tak Mau Beri Uang, Wartawan BCN TV Babak Belur Dihajar Sekelompok Pria tak Dikenal

Pradanna Putra Tampi (23), wartawan BCN TV babak belur dihajar lima orang tidak dikenal di taman depan perumahan Tunas Regency, Sagulung, Batam.

tribunnews batam/zabur a
Pradanna Putra Tampi (23), wartawan Bintang Cakrawala Network (BCN) TV babak belur dihajar lima orang tidak dikenal di taman depan perumahan Tunas Regency, Sagulung, Batam, sekitar pukul 21.30 WIB, Kamis (24/12/2015). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM- Pradanna Putra Tampi (23), wartawan Bintang Cakrawala Network (BCN) TV babak belur dihajar lima orang tidak dikenal di taman depan perumahan Tunas Regency, Sagulung, Batam, sekitar pukul 21.30 WIB, Kamis (24/12/2015).

Dana, panggilan Pradanna Putra Tampi, tidak sendiri saat dikeroyok.

Dia bersama Mairiyanda, teman perempuannya saat itu sedang duduk di taman.

Tidak lama, datang dua orang menghampirinya dan meminta sejumlah uang.

"Saya langsung tanya, kamu siapa, preman ya,"kata Dana saat melakukan visum di RSUD Embung Fatimah, Jumat (25/12) siang.

Dana pun menolak memberikan uang kepada dua pria tersebut.

Dua orang itu pun langsung pergi meninggalkan Dana dan temannya tersebut.

Tidak lama berselang, dua pria tadi datang kembali membawa teman-temannya yang lain.

"Ramai yang datang, namun yang medekati saya sekitar lima orang. Mereka datang dari arah belakang. Salah satu orang yang datang itu langsung menendang kepala saya hingga saya tersungkur,"katanya.

Saat Dana tersungkur, orang-orang yang tidak dikenal itu langsung menghajarnya hingga menyebabkan mata bahian kanan luka memar dan lebam.

Saat melihat pelaku mau memukul Mairiyanda, Dana pun langsung berdiri dan menghalangi.

Akibatnya, gigi Dana patah karena dipukul dan dihajar pelaku.

Pelaku pun mengancam Dana dengan mengeluarkan pisau.

"Pelaku pun mengancam saya dengan pisau. 'Mana pisau, mana pisau', kata pelaku saat itu. Warga pun datang dan sejumlah pelaku langsung kabur," katanya.

Dana kemudian membuat laporan ke Polsek Sagulung dan berharap pelaku cepat ditangkap.

"Saya berharap polisi cepat menangkap pelaku," katanya berharap.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved