Hanya Tanya Alamat, Daniuri Malah Dibacok Dengan Samurai

Tidak sampai disitu saja para terdakwa langsung membacok korban dengan samurai hingga akhirnya terkapar dan nyaris meregang nyawa.

Tribun Batam/Zabur
persidangan delapan pelaku pengeroyokan di PN Batam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM - Hanya bertanya terkait alamat, Dainuri dan Karnoval malah dibacok dengan samurai oleh 20 pemuda saat duduk di perumahan Marina Mas, Batuaji pada September 2015 lalu.

Hal ini terungkap dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (29/12/2015).

Dari 20 pemuda yang melakukan pengeroyokan kepada kedua korban, yang ditangkap dan diadili hanya delapan terdakwa.

Yakni M. Hasanudin Sogo, Abdurahman Rosidin, Fazrun Ariqsyah, Riswan Abdul Harus, Burhanudin, Ibrahim Ishak, Bernadus Bata alias Aldy, dan Ruslan Wayong. Sementara sisanya masuk dalam pencarian orang (DPO).

Dalam sidang yang dipimpin Wahyu Prasetyo Wibowo. Dan dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Immanuel Tarigan, Dainuri dan Karnoval mengaku dikeroyok 20 pemuda di perumahan Marina Mas, Batuaji, hanya gara-gara menanyakan alamat.

"Saat itu hanya menanyakan alamat Tamrin kepada para terdakwa, yang sedang pesta minuman keras (miras). Kami langsung dihajar pakai botol minuman," kata Dainuri.

Tidak sampai disitu saja para terdakwa langsung membacok korban dengan samurai hingga akhirnya terkapar dan nyaris meregang nyawa.

Setelah 30 menit warga langsung membawa kedua korban ke RSUD Embung Fatimah, Batu Aji, Batam.

Korban di opname dan menjalani rawat inap dan rawat jalan selama sebelun. Selama mendapatkan pengobatan, korban mengeluarkan biaya Rp 20 juta.

Mendengar pernyataan Dainuri dan Karnoval, kedelapan terdakwa pun membantah beberapa kesaksian korban.

"Mereka (korban) tanya alamat sama kami tidak sopan," kata para terdakwa.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved