Maling Tidak Hanya Ambil HP dan Uang Wanita Ini tapi Juga Celana Dalamnya

Lima unit HP dan uang Rp 400 ribu serta empat lusin celana dalam raib di bawa maling.

Maling Tidak Hanya Ambil HP dan Uang Wanita Ini tapi Juga Celana Dalamnya
tribunnews batam/ian pertanian
Yanti Hasugian, usai membuat laporan di Polsek Sei Beduk, Rabu (30/12/2015). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Nasib apes dialami Florensia Sihotang (22), Imelda Sihotang (21), dan Yanti Hasugian (21), warga rumah liar (ruli) Pancur Tower 2 Rt01/Rw11 Kampung Kolam, Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk, Batam.

Pasalnya, lima unit HP dan uang Rp 400 ribu serta empat lusin celana dalam raib di bawa maling.

"Kami tidak tahu kejadiannya jam berapa, kami tahu saat bangun pagi sekitar pukul 05.00WIB,"kata Yanti Hasugian saat melapor di Polsek Sei Beduk.

Dia menceritakan, HP yang ditaruh di samping kepala sudah tidak ada.

Dia juga menjelaskan, setelah mereka bangun dan mendapati HP tidak ada, mereka memeriksa seluruh isi rumah dan kamar.

Ternyata kamar mereka sudah di obrak-abrik maling.

"Tadi malam kami kebetulan tidur di ruang tamu bukan di kamar," kata Yanti.

Setelah mereka periksa, ternyata maling masuk dari jendela kamar belakang, dengan cara merusak kaca nako jendela tersebut.

"Malingnya masuk dari jendela belakang, mereka masuk ke kamar dan bongkar semua lemari yang ada di kamar,"lanjut wanita asal Medan itu.

Yanti menjelaskan, maling yang masuk ke rumah mereka membawa tiga unit HP Mito, satu unit BB gemini, satu unit Iphone S4, uang Rp 400 ribu, dan 4 lusin celana dalam.

"HP itu diambil dari samping kepala kami, uang diambil dari kantong celana didalam kamar, sedangkan celana dalamnya diambil dari lemari," terang Yanti.

Dia mengatakan tidak tahu hendak berbuat apa lagi.

"Di rumah itu hanya saya yang bekerja, teman-teman saya masih menganggur, HP dan uang sudah diambil maling, kami tidak tahu mau berbuat apa,"kata Yanti.

Kapolsek Sei Beduk AKP Suwitnyo melalui Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk Bripka Abdon Pasaribu pihak buser polsek Sei Beduk sedang terjun TKP untuk mencari tahu siapa pelaku pencurian.

"Sampai saat ini kita masih melakukan pengembangan," tutup Bripka Abdon Pasaribu. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved