Minggu, 7 Juni 2026

Satu. Dua. Tiga. Duarrr! Bunyi Petasan Keras Sekali. Korban pun Bergeletakan, Kata Saksi

"Kayaknya sih ngerakit sendiri. Karena saya lihat di TKP, lantai dan dinding runtuh," ujar seorang pelayat

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
tribun/wahibwafa
Seorang warga menunjuk lokasi ledakan mercon yang menimbulkan kehancuran cukup parah di malam pergantian tahun di Bengkong, Jumat (1/1/2015) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Gilang Azuani bin Abdul Fatah korban ledakan mercon berukuran jumbo kini masih berada di kamar Jenazah RSOB Batam. ‎

Belum diketahui kapan korban dibawa ke rumahnya, Jumat ini korban tengah dilakukan otopsi oleh tim dokter forensik Polda Kepri.

Rumah Duka korban di Bengkong Palapa I Blok x no 8 RT 05 RW 07 terlihat ramai.

Baca juga: Satu Warga Tewas dan 6 Luka-Luka Akibat Ledakan Kembang Api di Bengkong Palapa Batam

Sanak famili dan tetangga korban nampak berkumpul di rumah duka dan kelurga korban tampak tak berhenti menangis.

Seolah belum percaya Gilang meninggal pada acara pergantian tahun sekaligus pelantikan Pengurus Karang Taruna Bengkong Palapa 1.

"Belum bisa bayangan ukurannya berapa tuh. Kayaknya sih ngerakit sendiri. Karena saya lihat di TKP, lantai dan dinding runtuh," ujar seorang pelayat di rumah duka, Jumat (1/1/2016) siang.

Adi mengatakan, yang ia ketahui saat itu, usai menyalakan petasan kembang api, adalah mercon jumbo.

"Aku pun tidak lihat bentuknya kaya apa mercon itu. Tapi katanya selama acara itu, mercon di simpan dulu. Nggak banyak orang yang tahu," ungkapnya.

Ia pun sempat mendengar rekan-rekanya menghitung waktu tanda menyalakan mercon besar itu.

"Satu, dua, tiga. Duaar!!. Keras sekali suaranya. Mereka pada terguling dan berteriak," ‎katanya.

Para korban tergeletak dan berteriak di fasum yang biasa menjadi tempat bermain badminton.

Rekan-rekanya pun langsung membantunya menolong satu persatu korban.

Gilang saat itu pun sudah tergeletak dengan kondisi tidak sadarkan diri.

"Ada beberapa korban yang saat ini masih di RSBK. Mereka mengalami luka patah tulang," terangnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved