Masalah RAPBD Kepri 2016 di DPRD Kepri Selesai, Kamis (7/1/2016) Disahkan

RAPBD Kepri 2016 siap disahkan Kamis (7/1/2016)

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Polemik terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kepri 2016 akhirnya bisa diselesaikan di DPRD Kepri.

Jangka waktu penyelesaian RAPBD 2016 itu pun berlangsung cepat.

Sejak RAPBD Kepri dikembalikan Kemendagri, Senin (4/1/2016), Pemprov dan DPRD Kepri hanya membutuhkan dua hari untuk merampungkan berkas yang belum lengkap.

RAPBD Kepri 2016 siap disahkan Kamis (7/1/2016) ini.

Waktu pengesahan RAPBD itu sesuai dengan target Penjabat Gubernur Kepri Nuryanto beberapa hari lalu.

"Dalam tempo tiga hari mendatang, masalah RAPBD Kepri 2016 akan diselesaikan," kata Nuryanto kepada Tribun, Senin lalu.

Nuryanto sempat mendatangi Kantor DPRD Kepri di Pulau Dompak Tanjungpinang pada Rabu (6/1/2016) sore.

Nuryanto didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri Robert Iwan Loureaux dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemprov Kepri Naharuddin.

Kunjungan itu memberikan suasana tersendiri bagi anggota DPRD Kepri yang sebelumnya sempat terlihat perang dingin terkait pengesahan RAPBD Kepri 2016 ini.

"Kunjungan Penjabat Gubernur Kepri ini membawa suasana tersendiri. Beliau bisa membangun silaturahmi dengan baik dan mampu menyelesaian permasalahan RAPBD Kepri," ungkap Sekretaris fraksi Golkar DPRD Kepri, Asmin Patros.

Sehari sebelumnya Asmin sempat berbicara keras dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang 2016.

Di hadapan anggota dewan lainnya, dia mengaku akan melaporkan pihak tertentu yang diduga memanipulasi berkas RAPBD Kepri 2016.

Dia beralasan, berkas APBD Kepri 2016 itu dikirim ke Kemendagri RI dengan rekomendasi sudah disetujui fraksinya di DPRD Kepri, padahal fraksi Golkar belum memberikan pandangannya terhadap RAPBD tersebut.

"Tidak ada masalah lagi di antara kami. Semuanya baik-baik saja," kata Asmin sambil berjabatan tangan dengan Wakil Ketua II DPRD Kepri, Husnisar Hood.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved