Pemkab Karimun akan Pindahkan Pelabuhan Bongkar Muat dari Taman Bunga ke Parit Rempak
Karimun bersama PT Pelindo I Cabang Karimun tengah mengkaji rencana pemindahan pelabuhan bongkar dan muat barang ke Parit Rempak, Meral.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Dinas Perhubungan (Dishub) Karimun bersama PT Pelindo I Cabang Karimun tengah mengkaji rencana pemindahan pelabuhan bongkar dan muat barang ke Parit Rempak, Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral, Karimun.
Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan kajian tersebut lebih menitikberatkan terhadap kesiapan calon pelabuhan pengganti yang ada di Parit Rempak tak jauh dari pelabuhan barang dan penumpang roll on roll off (RoRo).
Diantara hal yang perlu dikaji yakni terkait kelayakan pelabuhan pengganti tersebut.
Sudah sesuai dengan standar atau belum mengingat akan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pelayaran dan kapal-kapal yang akan sandar.
"Pemindahan pelabuhan bongkar-muat Taman Bunga ke Parit Rempak tengah dikaji Dishub bersama dengan kawan-kawan di Pelindo. Yang perlu kita perhatikan, apakah pelabuhan kita di Parit Rempak itu sudah layak? Karna ini berkaitan dengan keamanan pelayaran dan kenyamanan kapal-kapal yang akan sandar," ujar Rafiq.
Seperti diketahui, sejak Karimun berdiri sekitar 16 tahun lalu hingga kini, aktivitas bongkar dan muat barang tetap dilakukan di pelabuhan Taman Bunga, tak jauh dari rumah dinas Bupati Karimun.
Meski secara posisi, pelabuhan Taman Bunga itu lebih dekat ke pusat kota. Namun saat ini pelabuhan tersebut sudah semakin sempit karena pembangunan di sekitarnya.
Pada sisi kanannya berdiri kokoh pelabuhan domestik dan internasional Karimun serta jejeran pertokoan dan hotel.
Hal hampir serupa juga terlihat di sisi kiri yang berdiri megah tempat hiburan dan kawasan terpadu Coastal Area.
Dari sisi estetika, keberadaan pelabuhan itu juga mulai dinilai kurang elok mengingat kediaman dinas Bupati Karimun berdiri megah dan asri.
Lalu lalang kendaraan berat juga dianggap kurang aman dan nyaman.
Apalagi keberadaan pelabuhan Parit Rempak awalnya juga direncanakan sebagai kawasan pelabuhan terpadu di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Karimun.
Pelabuhan itu memiliki fasilitas pelabuhan RoRo, pelabuhan bongar-muat dan fasilitas pergudangan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pelabuhan-karimun_20160106_123820.jpg)