Tidak Selesai, Proyek Gudang Logistik Daerah di Anambas Dianggarkan Lagi di APBD 2016

Ia mengatakan, alokasi anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan gudang logistik daerah itu sebesar Rp 5,2 miliar lebih pada APBD 2016

tribun/septyanmuliarohman
DPRD Anambas saat melakukan peninjauan proyek gudang logistik 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Kontrak pembangunan Gudang Logistik Daerah di Desa Tarempa sudah berakhir 21 Desember 2015.

Namun, karena pembangunannya belum selesai, maka dana untuk kelanjutan pembangunannya dianggarkan kembali pada APBD 2016.

Masuknya kembali anggaran pembangunan gudang logistik daerah itu diakui anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Muhammad Da'i.

Ia mengatakan, alokasi anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan gudang logistik daerah itu sebesar Rp 5,2 miliar lebih pada APBD 2016.

"Kembali dianggarkan. Terakhir Bu Linda (Kadisperindagkop,red) bilang anggarannya Rp 5,2 miliar, dengan alokasi anggaran menggunakan DAK yang masuk ke APBD 2016," ujarnya, Rabu (20/1/2016).

Dianggarkannya kembali pembangunan gudang logistik daerah itu, sambung Da'i karena dianggap tidak selesai pengerjaannya sehingga dibuat ulang kembali.

Seperti diketahui, nilai kontrak pembangunan gudang logistik daerah sebelumnya mencapai Rp 5,22 miliar lebih dengan PT. Cipta Adhi Guna sebagai kontraktor pelaksana.

Sayangnya, pembangunan gudang yang berakhir pada 21 Desember 2015 tersebut, belum terealisasi seratus persen.

Pihak Disperindag memprediksi progress pengerjaan gudang logistik tersebut masih dibawah 10 persen.

Pihak kontraktor pelaksana pun, diketahui telah melakukan pencairan sebesar 20 persen dari nilai kontrak pembangunan gudang logistik daerah itu.

Penulis: Tyan
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved