Guntur Sakti Minta Bajafash Pertahankan Batam Sebagai Kota Jazz

Bajafash menghadirkan 8 desainer dan tiga musisi luar Batam. Untuk fashion dibagi ke dalam 4 tema diantaranya tema Hijab, Oriental, Glamor dan Etnik

Guntur Sakti Minta Bajafash Pertahankan Batam Sebagai Kota Jazz
tribun/elizagusmeri
Peragaan busana yang digelar Bajafash (Batam Jazz and Fashion) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Bajafash (Batam Jazz and Fashion) berhasil mencuri perhatian pecinta fashion dan musik Batam, terbukti even ini ramai didatangi pengunjung Jumat (29/1/2016).

Bajafash dinilai Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti sebagai even yang akan digadang-gadang menjadi even originalnya Batam.

"Bajafash akan menjadi konsep yang lahir dari Batam, tentunya kami (pemerintah) mendukung, dan berharap ketika ASEAN Jazz tidak lagi dilaksanakan di Batam, Bajafash bisa menggantikannya," kata Guntur di sela-sela acara.

Guntur juga mengajak komunitas jazz Batam untuk membuat Batam tetap menjadi kota jazz, dimana pelaksanaan even jazz tidak lagi bergantung pada pemerintah, tetapi menggunakan manajemen korporasi.

"Untuk mengembalikan Batam sebagai kota Jazz, kami mengajak komunitas jazz lainnya untuk memberi dukungan," katanya.

Bajafash (Batam Jazz and Fashion) dihadirkan melalui konsep yang disusun oleh Indina Ibrahim bersama Batam Jazz Society dengan output kolaborasi musik dan fashion.

Event yang diselenggarakan di Grand Galaxy Ballroom ini menghadirkan musisi ternama yang disanding dengan showing fashion dari desainer-desainer go internasional.

Bajafash menghadirkan 8 desainer dan tiga musisi luar Batam. Untuk fashion dibagi ke dalam 4 tema diantaranya tema Hijab, Oriental, Glamor dan Etnik.

Desainer yang hadir diantaranya Obie Erlangga, Musa Widiatmodjo, Malida, Wieke Dwiharti, Tengku Boy, Baby Wayong, Vielga Wenida dan Melia Wijaya.

Penampilan peragaan busana-busana ini dimeriahkan oleh musisi ternama seperti Balawan, Tengku Ryo, dan Marcell.

Even ini tetap mempertahankan budaya melayu melalui musik dan peragaan busana.

Misalnya Tengku Ryo tampil membawakan musik bergenre melayu, sedangkan peragaan busana muslim dari Tengku boy juga mewakili style Melayu.

Dalam Bajafash ke dua ini juga melibatkan beberapa anak muda kreatif sehingga kemasan pertunjukkan lebih diterima oleh berbagai segmen.

Musisi Batsm yang andil diantaranya Chepy and Friends, Royalcoustic, Aloske, Asaph, Simpliscale dan The Muffin.(*)

Caption: Satu sesi peragaan busana dan iringan musik jazz pada even Bajafash (Batam Jazz Fashion), di Ballroom Hotel Planet Batam, Jumat malam (29/01).

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved