Pemkab Bintan Turunkan 32 Alat Pembasmi Demam Berdarah
“Selain alat, kami juga menurunkan obat abate bersama 32 peralatan penyemprotan untuk memberantas nyamuk yang berpotensi membawa endemik DBD
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Guna mencegah penyebaran demam berdarah denguere (DBD), Pemerintah Kabupaten Bintan menurunkan 32 alat pemberantasan jentik nyamul, diantaranya fogging di Desa Sebong Lagoi, Desa Sebong Pereh dan Kelurahan Kota Baru, Sabtu(30/1/2016).
“Selain alat, kami juga menurunkan obat abate bersama 32 peralatan penyemprotan untuk memberantas nyamuk yang berpotensi membawa endemik DBD,”kata Doli Boniara, Penjabat Bupati Bintan.
Kedepannya diharapkan, kunjungan Pemkab ke kedua desa dan satu kelurahan dengan menurunkan tim lengkap dengan peralatan pembasmi larva dan jentik nyamuk.
Untuk itu, Pemkab turut menggandeng pihak swasta, dalam hal ini PT Bintan Resort Cakrawala (BRC).
“Melalui Gerakan Serentak 3M di desa ini, mari kita bersama mengentaskan penyakit DBD dan hidupkan kembali budaya 3M tersebut. Pelihara dan jaga lingkungan kita, serta mari kita galakkan lagi budaya gotong royong di masyarakat kita, untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Bintan yang sehat dan bersih"ujar Doli.(*)