Tol Laut Masuk Anambas, Warga Berharap Harga Barang Bisa Turun

Warga berharap, program tol laut ini bisa menekan harga kebutuhan pokok di Anambas yang selama ini terkenal mahal.

Tol Laut Masuk Anambas, Warga Berharap Harga Barang Bisa Turun
tribunnews batam/Septyan Mulia Rohman
KM Caraka Jaya Niaga III-4 berbobot 3000 Gross Ton (GT) saat berlabuh di Pelabuhan Tarempa akhir Januari lalu. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS- Program tol laut mulai masuk ke Anambas.

Ini ditandai dengan berlabuhnya KM Caraka Jaya Niaga III-4 berbobot 3000 Gross Ton (GT) di Pelabuhan Tarempa akhir Januari lalu.

Warga berharap, program tol laut ini bisa menekan harga kebutuhan pokok di Anambas yang selama ini terkenal mahal.

"Orang banyak bilang tol laut, ya mudah-mudahan ada dampak baiknya sama barang kebutuhan pokoklah. Kalau harga (barang kebutuhan pokok,red) nya tidak turun, sama saja bohong," ujar Nur Rohimah, seorang warga di Tarempa, Senin (2/1/2016).

Ibu dua anak ini menambahkan, harga sejumlah kebutuhan barang pokok di Anambas yang memang lebih mahal ketimbang daerah lain di Kepri diharapkan akan cepat turun.

"Dulu waktu datang ke Tarempa pertama kali ya kaget. Kok beda cukup jauh harganya. Apalagi kalau masuk musim angin utara pas akhir bulan, barang kok pada kosong. Kalau pun ada harganya membengkak. ‎Sekarang, karena sudah terbiasa ya dijalani saja," ungkap wanita yang pernah bekerja di Malaysia serta Pontianak ini.

‎Tingginya harga kebutuhan di Anambas selama ini karena mayoritas barang didatangkan dari luar Anambas seperti Tanjungpinang dan Jakarta.

Ditambah lagi, biaya transportasi yang cukup mahal dalam mengangung barang-barang tersebut.

Harapan agar adanya perubahan harga setelah masuknya tol laut juga disampaikan oleh anggota DPRD Anambas, Indrayana.

‎Politisi PDI Perjuangan yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Anambas ini berharap, adanya perubahan penurunan harga dengan masuknya program tol laut pemerintah pusat ke Anambas.

‎"Ya paling tidak ada perubahanlah. Selama ini barang khususnya sembako mahal karena biaya transportasi mengingat jarak tempuh. Nah, saat ini kan sudah dibantu dengan masuknya tol laut ini. Artinya, paling tidak ada perubahan dan penyesuaian harga," ungkapnya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved